logo


Soal Pemulangan Eks ISIS, Ngabalin: Pemerintah Itu Tidak Punya Niat

Ngabalin menyebut nasib tentara eks ISIS tidak ada hubungannya dengan Indonesia

11 Februari 2020 10:56 WIB

Ali Mochtar Ngabalin
Ali Mochtar Ngabalin Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Tenaga Ahli Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Ali Mochtar Ngabalin, mengatakan bahwa pemerintah belum memiliki rencana untuk memulangkan warga negara Indonesia (WNI) eks ISIS di Suriah.

"Soal pemulangan ini sama sekali belum ada dalam rencana pemerintah, sama sekali belum ada. Dengar baik-baik ya, ini berdasarkan informasi intelijen dikabarkan, informasi intelijen itu datang dari BNPT, kemudian di polisi sendiri sama BIN," kata Ngabalin, Selasa (11/2).

"Jadi sama sekali tidak ada rencana, sama sekali pemerintah itu tidak punya ada niat, tidak ada sama sekali rencana pemulangan. Nggak ada, sama sekali belum ada. Maka informasi itu belum terverifikasi, informasi itu juga belum bisa tahu tentang kebenarannya makanya baru dapat informasi," lanjutnya.


Soal Pemulangan WNI Eks ISIS, Menag: Nggak Boleh Lagi Saya Ngomong di Sini Karena...

Ngabalin mengatakan bahwa hal itu masih dalam rencana pembahasan. Ia menyebut bahwa mereka sudah tidak lagi berstatus sebagai WNI.

"Ini kan sesungguhnya eks tentara ISIS yang eks WNI. Ingat ya, sekali lagi, ini adalah eks tentara ISIS dan eks WNI. Ya karena kalau dia sampai dengan 13, 14, 16 tahun atau 9 tahun dia tidak punya identitas diri negara mana, dia tidak punya paspor, paspornya tidak ada sementara yang mereka lakukan adalah kejahatan internasional," sebutnya.

Menurutnya, nasib tentara-tentara ISIS tidak ada kaitannya dengan pemerintah Indonesia.

"ISIS-nya kalah nih ISIS kan punya pasukan punya tentara, Islamic State Iraq-Syria. Dia kalah nih, kalau dia kalah maka ada di bawah kewenangan pemerintah Suriah dan Irak. Apa urusannya dengan Indonesia? Sehingga orang-orang yang pernah melakukan perlawanan kepada pemerintahan yang sah baik Suriah maupun Irak biaae saja nanti Suriah dan Irak menghukum mereka," kata Ngabalin.

Soal Pemulangan Eks ISIS, Nabil: Prioritasnya Kita Tidak Mengorbankan Kedamaian Rakyat Banyak

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata