logo


Laporan Terhadap Andre Rosiade Ditolak, Ini Kata Polisi

Andre Rosiade hendak dilaporkan terkait penggerebekan terhadap PSK

11 Februari 2020 09:42 WIB

Kabid Humas Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono.
Kabid Humas Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Laporan dari Jaringan Aktivis (Jarak) Indonesia terhadap anggota DPR RI Andre Rosiade terkait isu penggerebekan PSK online ditolak oleh kepolisian.

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Argo Yuwono, mengatakan bahwa laporan tersebut ditolak karena berkas laporan tidak lengkap.

"Tentunya dari SPKT Mabes Polri mempunyai standar operasional jika ingin melaporkan sesuatu ada langkah-langkahnya. Jadi jangan sampai tidak lengkap. Harus ada barang bukti apa harus dibawa," kata Argo di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (11/2).


Soal Penggerebekan PSK, Sandiaga: Bukan Tugas dari Bang Andre

Argo mengatakan bahwa barang bukti harus lengkap dan terkait dengan pasal apa jika ingin melaporkan.

"Ya tentunya harus ada, misalkan yang dilaporkan apa. Misalkan yang dilaporkan ITE harus ada cropnya, atau videonya dan lain sebagainya," jelas Argo.

Sebelumnya, Jarak Indonesia hendak melaporkan Andre Rosiade ke Bareskrim Polri terkait penggerebekan PSK.  Namun, laporan tersebut tidak diterima oleh pihak kepolisian.

"Dibilang diterima sih bukan artinya tidak diterima ya. Intinya baru secara follow up saja gitu. Kita buat, kita masih disuruh pembuktian, alat-alat bukti seperti percakapan, pesan, video yang belum kami bawa untuk kelengkapan bukti pelaporan," kata anggota DPP Jarak Indonesia, Donny Manurung di Bareskrim Polri, Senin (10/2).

Andre Rosiade Siap Hadapi Sidang Mahkamah Kehormatan Partai Gerindra

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata