logo


Tak Biasanya! AS Beri Teguran Keras ke Israel, Kenapa?

Pihak Amerika memperingatkan Israel agar tak mendeklarasikan wilayah Palestina menjadi milik negaranya

10 Februari 2020 11:51 WIB

Donald Trump meentapkan kebijaakan baru untuk para pemegang visa secara universal
Donald Trump meentapkan kebijaakan baru untuk para pemegang visa secara universal NU Online

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Utusan dari Amerika Serikat (AS) mewanti-wanti Israel agar tidak mendeklarasikan kedaulatan di Tepi Barat, yang kini jadi bagian Palestina. Menurutnya, tindakan tersebut harus melalui persetujuan Washington terlebih dahulu.

"Israel adalah subjek dari proses pemetaan yang tengah dilakukan Komite AS dan Israel. Setiap tindakan sepihak sebelum penyelesaian proses komite membahayakan pengakuan rencana (damai) dan Amerika," kata David Friedman, sebagaimana dikutip dari Reuters, Senin (10/2).

Penegasan itu dilontarkan menyusul ketidaksabaran sekutu AS tersebut dalam menyambut Pemilu Israel 2 Maret nanti.


Tolak Usulan Perdamaian Trump, Dubes Palestina: Rakyat Palestina Tidak Akan Lenyap

Pada mulanya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berjanji akan menerapkan hukum Israel di permukiman Yahudi kawasan Tepi Barat kepada para pendukungnya.

Namun, upaya tersebut terpaksa mundur karena adanya proposal perdamaian yang diajukan Presiden AS Donald Trump pada 28 Januari lalu.

Benjamin menyebut jika draf itu harus melalui proses panjang dan memakan waktu berminggu-minggu.

"(Harus) ada sedikit kesabaran untuk menjalani proses, untuk melakukannya dengan benar. (Tentu ini) bukanlah sesuatu yang kami pikir terlalu banyak kami minta," tegasnya.

Fadli Zon Ditunjuk Jadi Wakil Presiden Liga Parlemen Dunia

Halaman: 
Penulis : Iskandar