logo


Agar Tak Nganggur, BNPT Buka Peluang bagi eks-Teroris Bekerja di BUMN

BNPT tak menutup kemungkinan untuk mempekerjakan mantan narapidana teroris di perusahaan swasta maupun BUMN

10 Februari 2020 10:56 WIB

Ilustrasi Penjahat / Teroris
Ilustrasi Penjahat / Teroris Liputan6.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT), Suhardi Alius menyebut pihaknya membuka peluang untuk mempekerjakan para mantan napi terorisme di perusahaan BUMN.

"Kalau sudah baik kenapa tidak (ke BUMN)? Jadi kami kan yang ikut dampingi mereka," kata Suhardi, di Jakarta, dilansir dari CNN Indonesia, Minggu (9/2).

Selain BUMN, BNPT juga telah bekerjasama dengan Yayasan Pelita Harapan Bangsa (YPHB) untuk membantu mantan teroris di Indonesia. Mereka akan mengusahakan agar mantan pelaku radikalisme bisa mendapat pekerjaan melalui program khusus.


Hadiri HPN, Jokowi: Teman Sejati Saya Adalah Wartawan

YPHB bahkan sudah menggandeng Kingdom Business Community (KBC) yang sedikitnya memiliki 15.000 anggota dari kalangan pengusaha swasta di dalam negeri.

Menurut Suhardi, pengusaha tak perlu khawatir saat ingin menjadikan mantan terpidana teroris sebagai karyawannya. Seleksi untuk narapidana, lanjut dia, akan digelar dengan sangat ketat.

Ia menyebut mereka harus menjalani seleksi untuk memastikan para eks napi benar-benar tidak terpapar paham radikal lagi. Seleksi tersebut juga bakal melibatkan BNPT, Detasemen Khusus 88/Antiteror Polri, psikolog, Kejaksaan Agung, hingga lembaga pemasyarakatan.

"Jadi ya tidak bisa main-main. Jadi yang disalurkan mereka yang sadar dan benar-benar baik," tegasnya.

Soal Pemulangan Eks-ISIS, Politisi NasDem: Teroris Selalu Menggunakan Banyak Cover Story

Halaman: 
Penulis : Iskandar