logo


Soal WNI Eks ISIS, Ngabalin: Kau Sebut Ini Negara Togut Sambil Bakar Paspor, Makan Itu Paspor

Ngabalin tegaskan negara menolak pemulangan WNI eks ISIS

9 Februari 2020 13:26 WIB

Ali Ngabalin
Ali Ngabalin Tempo.co

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Kepresidenan, Ali Mochtar Ngabalin mengemukakan bahwa peluang Indonesia memulangkan WNI eks ISIS di Suriah sangatlah kecil. Menurutnya, itu adalah resiko yang harus diambil karena telah memilih pergi dari Indonesia.

"Jdi maksudnya begini, siapa-siapa yang pergi dan mengatasnamakan dirinya untuk kesenangan dirinya, untuk memilih ideologinya, kemudian pergi dan keluar dari Indonesia, kemudian menempuh jalan surgawinya, tempuh lah jalan itu," kata Ngabalin dalam sebuah diskusi di Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (9/2/2020).

Ia menegaskan apapun resiko yang diberikan itu adalah bagian dari keputusan mereke sendiri dengan meninggalkan Indonesia, apalagi mereka telah membakar paspor.


Intelektual NU: WNI Eks ISIS yang Bakar Paspor Tetap Harus Dilindungi

"Kau selamat atau kau tidak selamat, itu urusanmu. Jangan lagi membebani negara dan pemeritah serta rakyat Indonesia dengan rencana pemulanganmu," ujar Ngabalin.

"Karena kau sudah menyebutkan negara ini negara togut, negara kafir sambil membakar paspornya. Makan itu kau punya paspor," pungkasnya.

 

Dituding Ada Komponen Kabinet yang Tidak Perlu, Sfat KSP: Kemungkinan Ada Reshuflle

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati