logo


Dituding Ada Komponen Kabinet yang Tidak Perlu, Sfat KSP: Kemungkinan Ada Reshuflle

Staf KSP mengungkapkan bahwa tidak menutup kemungkinana ada reshuflle kabinet Indonesia Maju

9 Februari 2020 07:13 WIB

Presiden Joko Widodo- Wapres Ma\'ruf Amin bersama Kabinet Indonesia Maju
Presiden Joko Widodo- Wapres Ma'ruf Amin bersama Kabinet Indonesia Maju Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Donny Gahral Adian menyampaikan bahawa Presiden tidak menutup kemungkinan akan melakukan reshuffle Kabinet Indonesia Maju.

"Di periode pertama ada reshuffle. Periode kedua tak menutup kemunginan. Persoalan reshuffle, evaluasi, itu kita serahkan pada Presiden," kata Donny saat ditemui usai diskusi di kawasan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Sabtu (8/2/2020).

"Presiden pasti sedang menilai, evaluasi. Apakah program-program yang dipimpin oleh menterinya itu, apakah benar-benar delivered atau hanya sent. Kan ukuran dia itu," kata Donny.


Dukung Jokowi, Adjeng Tolak Pulangkan WNI Eks ISIS

Ia mengatakan bahwa Presiden terbuka dan siap menerima masukan dari pihak manapun. Nantinya masukan tersebut akan dikaji untuk Indonesia yang lebih maju.

Sebelumnya, politisi PDI Perjuangan Effendy Simbolan mengatakan bahwa posisi menteri koordinator di Kabinet Indonesia Maju tidak perlu ada. Oleh karenanya, ia memberi masukan kepada Presiden Jokowi agar melakukan evaluasi.

Kritik Jokowi Terkait Terowongan Silaturahim, PBNU: Ini Bagian Strategi Politik?

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati