logo


Karena Virus Corona, Bali Disebut Sebagai Kota Hantu

Turis China di Bali sudah dipulangkan oleh pemerintah China

9 Februari 2020 06:07 WIB

suara.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Pemerintah Indonesia telah menutup penerbangan dari dan menuju ke China. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan penularan virus corona.

Penutupan penerbangan tersebut berdampak pada jumlah turis di Bali yang turun drastis. Bahkan media asal Inggris, Daily Mail menyebutkan bahwa Bali adalah kota hantu. Pasalnya Bali menjadi sepi, jalan-jalan maupun pusat perbelanjaan yang biasanya ramai dengan para turis kini kosong.

"Bali berubah dari Mekkahnya para turis menjadi kota hantu setelah turis Chna dilarang karena meneybarnya virus corona," tulis Daily Mail, Sabtu (8/2/2020).


Jual Masakan Kelelawar, Penjual Ini Berikan Tips Supaya Aman dari Corona

Daily Mail juga menyebutkan bahwa dampak dari kebijakan penutupan  penerbangan tersebut membuat perekonomian di Bali terpukul. Bisnis lokal mulai kehilangan pendapatannya.

"Bali sangat terpukul oleh virus corona karena jalan-jalan yang dulunya ramai dipenuhi turis Tiongkok kini sepi menyusul larangan penerbangan," tulisnya.

Pembatasan Impor Indonesia Dikecam Tiongkok, Mardani Ali Sera: Pemerintah Tidak Usah Takut

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati