logo


Panja Hukum Panggil Jampidsus Terkait Kasus Jiwasraya, Ini Alasannya

Pemanggilan Jampidsus dilakukan setelah penetapan tersangka kasus Jiwasraya

7 Februari 2020 15:01 WIB

Anggota komisi penegakan hukum Panja Jiwasraya, Wihadi Wiyanto
Anggota komisi penegakan hukum Panja Jiwasraya, Wihadi Wiyanto Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Anggota komisi penegakan hukum Panja Jiwasraya, Wihadi Wiyanto mengungkapkan alasan pihaknya akan memanggil Jampidsus dalam memulai perjalanan panja Jiwasraya dari sisi hukum yakni untuk mengetahui proses penanganan dari kasus tersebut pasca adanya penetapan tersangka kasus Jiwasraya dan seterusnya.

"Nah panggilannya untuk Jampidsus itu meminta satu gambaran sampai sejauh mana proses dari penyidikan kasus Jiwasraya itu," kata Wihadi di dalam siaran pers yang diterima Jitunews.com, Jumat (7/2/2020).

"Kemudian apakah ada masalah-masalah yang mungkin bisa dikembangkan lagi sehingga kasus ini penyidikannya transparan dalam pengertian tidak adanya intervensi dan juga tidak ada kepentingan dan juga bukan hanya pelaku saja tapi dalang dibalik kasus ini bisa terbuka," imbuhnya.


Kejagung Blokir Puluhan Hektar Aset Tanah Tersangka Kasus Jiwasraya

Politikus Partai Gerindra ini menilai, jika pihak Kejagung sudah menetapkan Benny Tjokro sebagai tersangka dari kasus Jiwasraya ini.

Dirinya pun yakin masih ada orang atau pihak dibalik itu yang ikut terlibat dengan megaskandal Jiwasraya merugikan hampir triliunan rupiah.

"Ya karena kita lihat Benny Tjokro memang sebagai salah satu tersangka tapi kan dibelakangnya lagi siapa dan aliran dananya kemana. Nah itu akan kita telusuri dan kita perdalam dalam panja ini," tuturnya.

Anggota Komisi III DPR ini menambahkan setelah nanti pihaknya mendapatkan keterangan lengkap serta kongkrit dari pihak Kejagung melalui Jampidsus, maka panja penegakan hukum Jiwasraya ini akan melanjutkan dengan memanggil pihak lain seperti PPATK hingga OJK agar bisa mengetahui secara detail aliran dana hingga fungsi pengawasan seperti apa.

"Nanti kita akan panggil PPATK, memang kita jadwalkan Jampidsus dan setelah itu kita jadwalkan ke yang lain-lain tapi inti gambaran besarnya kita akan liat dari Jampidsus sejauhmana. Baru kita tentukan PPATKnya lalu pengawasan OJK dan ini lebih mengarah kepada penyidikannya dari jiwasraya,” pungkasnya.

Persoalan Jokowi Tak Ditilang, MK Beri Pujian ke 2 Mahasiswa Penggugat

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Aurora Denata