logo


Soal Migrasi Televisi Analog, DPR: Ini Akan Membebani Masyarakat 

Anggota DPR mengomentari migrasi televisi analog

5 Februari 2020 21:38 WIB

Menteri Kominfo Johnny Plate di acara Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Fresh Graduate Academy (FGA) dan Vocational School Graduate Academy (VSGA) Digital Talent Scholarship (DTS) Tahun 2020 di Jakarta, Selasa (17/12)
Menteri Kominfo Johnny Plate di acara Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Fresh Graduate Academy (FGA) dan Vocational School Graduate Academy (VSGA) Digital Talent Scholarship (DTS) Tahun 2020 di Jakarta, Selasa (17/12) Jitunews/Nurman

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Migrasi dari televisi analog ke digital (analog switch off) yang akan dilakukan pemerintah dipandang Anggota Komisi I DPR RI Sukamta akan menyusahkan masyarakat. Hal ini beralasan pasalnya masyarakat harus mempunyai set top box di rumahnya untuk menikmati layanan digital ini. Hal ini diungkapkan saat Rapat Kerja Dengan Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate dan jajaran Kemkominfo.

Sukamta  juga mempersoalkan kebijakan ini ditengah banyak kebutuhan masyarakat yang terus dibebani beratnya kenaikan beberapa kebutuhan. Dia mencontohkan iuran BPJS yang naik, biaya sekolah, ditambah lagi masyarakat harus terbebani dengan rencana ini.

"Itu yang harus disiapkan oleh masyarakat. Kalau masyarakat umum dan tidak mampu, yang menengah ke bawah, urusan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) naik, biaya sekolah naik, dan seterusnya. Nanti untuk melihat televisi saja enggak bisa, harus beli alat," ujar Sukamta dalam rapat kerja di Komisi I DPR RI Kompleks DPR RI (05/02).


DPR Usul WNI Terpapar ISIS Perlu Dicuci Otak Sebelum Pulang ke Indonesia

Ini Alasanya Kominfo Terus Dorong Migrasi Televisi Analog ke Digital

Halaman: 
Penulis : Nurman Abdul Rohman, Trisna Susilowati