logo


Sarankan Pemerintah Cabut Paspor WNI eks-ISIS, Mantan Ketua MK: Kalau Tidak Begitu, Nanti Tidak Ada Efek Jera

Jimly Asshiddiqie menyarankan pemerintah agar mencabut paspor WNI eks-ISIS sebagai hukuman

5 Februari 2020 15:45 WIB

Jimly Asshiddiqie.
Jimly Asshiddiqie. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie menyebut pemerintah seharusnya mencabut paspor WNI eks anggkota ISIS jika ingin pulang ke Indonesia.

Menurutnya, tindakan itu sebagai hukuman sekaligus memberikan efek jera bagi pengikut ISIS.

“Saya sarankan cabut dulu paspornya, biar ada punishment, kalau tidak begitu nanti tidak ada efek jera,” ujar Jimly di Kantor Wapres, Jakarta, dilansir dari Antara, Rabu (5/2).


DPR Usul WNI Terpapar ISIS Perlu Dicuci Otak Sebelum Pulang ke Indonesia

Jimly menilai pencabutan paspor merupakan hak pemerintah terhadap warganya. Dalam hal ini, WNI penganut ISIS adalah warga pembangkang karena turut berperang membela negara lain.

“WNI memang dilarang ikut dalam perang untuk kepentingan negara lain. Jadi kalau ada WNI ikut perang dengan sukarela, itu bisa terancam kehilangan paspor,” kata Jimly.

Sapa WNI di Natuna dari Bus, Prabowo Menyesalkan Tak Bisa Kontak Langsung

Halaman: 
Penulis : Iskandar