logo


Ini 4 Makanan Ekstrem yang Diduga Penyebab Virus Corona, Apa Saja?

Selain babi busuk, warga China juga suka memakan kecebong

5 Februari 2020 11:03 WIB

Ilustrasi
Ilustrasi Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pemerintah China saat ini masih mencari penyebab awal menjangkitnya virus corona. Dugaan sementara, virus corona muncul akibat kuliner ekstrem yang sering dikonsumsi warga China.

Diambil dari kanal YouTube The Shiny Peanut, berikut empat kuliner ektrem yang diduga penyebab virus corona.

1. Babi busuk


Pakar Sebut Virus Corona Tidak Akan Betah dengan Iklim Indonesia

Mengawetkan daging babi selama bertahun-tahun merupakan tradisi di Zebet Sichuan, China. Daging babi tersebut digantung selama 30 tahun tanpa pendingin, bahkan harganya mencapai Rp2,8 miliar. Daging babi busuk yang digantung ini adalah simbol kekayaan, karena semakin lama babi digantung maka harganya semakin mahal.

Sebelum digantung, daging babi melalui proses yang sangat rumit. Mulai dari mengeluarkan semua organnya lalu menggantinya dengan gandum yang dimasukkan ke dalam perut babi. Daging babi juga dipanggang lalu menggantungnya hingga bertahun-tahun.

2. Sup kelelawar

Soup kelelawar merupakan hidangan khas dari China termasuk kota Wuhan. Kelelawar dimasak dengan kuah kaldu dalam kondisi utuh. Di negara China, sup kelelawar adalah tradisi turun temurun dan dipercaya bisa meningkatkan kesuburan seseorang dan bisa membuat seseorang panjang umur.

Sup kelelawar ini diduga sebagai penyebab penyebaran virus corona. Namun, para pakar masih melakukan penelitian apakah sup kelelawar adalah penyebab penyebaran virus corona atau tidak.

Wabah Virus Corona, Dua Maskapai Amerika Serikat Hentikan Penerbangan ke Hong Kong

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata