logo


Kebijakan Pembatasan Impor Indonesia Bikin China Bete

Dubes China mengeluhkan sikap pemerintah Indonesia terkait pencegahan wabah virus Corona

5 Februari 2020 08:11 WIB

Kantor Dubes China di Indonesia
Kantor Dubes China di Indonesia kumparan.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Keputusan pemerintah Indonesia untuk menghentikan sementara semua penerbangan komersil rute Indonesia-China dan pembatasan impor produk 'made in China' membuat otoritas China mengeluh.

Hal tersebut disampaikan oleh Dubes China untuk Indonesia, Xiao Qian pada Selasa (4/2) kemarin. Ia menilai pemerintah Indonesia tak perlu bersikap seperti itu lantaran akan merugikan Indonesia sendiri.

"Menurut saya kalau ambil pembatasan seperti terhadap penukaran personal penerbangan dan perdagangan kami sangat tidak berharap itu dampaknya. Itu sebenarnya juga akan merugikan ekonomi perdagangan dan pariwisata Indonesia sendiri," ujar Xiao di kantor Kedutaan Besar China di Jakarta, Selasa (4/1/2020).


Bamsoet Sebut Pemerintah Gagap dalam Sosialisasi Terkait Karantina WNI di Natuna

Ia mengungkap bahwa selama ini kerjasama antara dua negara telah terjalin dengan baik dan saling menguntungkan.

"Saya pikir Tiongkok sudah 7 atau 8 tahun berturut-turut menjadi mitra perdagangan terbesar di Indonesia dan Tiongkok sudah... seminimalnya tingkat negara kedua terbesar sumber wisatawan asing setiap tahun ada 2 juta lebih turis dari China yang datang ke Indonesia. Dan Tiongkok juga adalah salah satu sumber investasi terbesar kepada Indonesia," ucap Xiao.

Ia juga menyebut jika #viruscorona belum terbukti bisa ditularkan melalui bahan pangan.

"Sekarang masih belum ada bukti yang bisa membuktikan Coronavirus bisa ditularkan lewat barang-barang impor, dan WHO sudah menyatakan bahwa mereka tidak setuju bahkan keberatan pada tindakan pembatasan perdagangan terhadap Tiongkok. Kami pikir bahwa kalau Indonesia benar-benar mengambil tindakan seperti itu akan mengakibatkan dampak yang negatif," tutur Xiao.

Pakar Sebut Virus Corona Tidak Akan Betah dengan Iklim Indonesia

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia