logo


Kejagung Blokir Puluhan Hektar Aset Tanah Tersangka Kasus Jiwasraya

Kejagung berhasil melacak dan memblokir semua aset tanah milik Benny Tjokrosaputro di wilayah Banten dan Bogor.

5 Februari 2020 05:40 WIB

Benny Tjokrosaputro
Benny Tjokrosaputro Tempo.co

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Tim penyidik Kejaksaan Agung RI (Kejagung) kembali melacak aset milik tersangka kasus skandal PT Jiwasraya, Benny Tjokrosaputro yang tersebar di wilayah Bogor dan Banten.

"Tim melakukan pelacakan aset tersangka Benny Tjokro antara lain di Desa Nameng, Kabupaten Lebak (Banten), atas nama PT Kencana Raya Nusa (berubah nama menjadi PT Tri Mega Adhyarta), Kampung Ciawi RT 01 RW 06, Desa Cijoro Pasir, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Hari Setiyono kepada wartawan di Kejagung, Jalan Sultan Hasanuddin, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (4/2/2020).

Kejagung juga melacak tanah milik Komisaris PT Hanson International tersebut di wilayah Bogor. Dari penyidikan, diketahui Benny memiliki sejumlah aset tanah dengan luas total mencapai 90 hektar di sejumlah lokasi berbeda.


SBY Panjang Lebar Soal Jiwasraya, Pengamat: Kalau Enggak Berbuat, Ngapain Kita Meledak-meledak

"Kemudian Desa Pasarian, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, terdapat 2 lokasi perumahan, yaitu Milenium City luas 20 hektare, Forest Hill luas 60 hektare; Desa Mekarsari, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, atas nama PT Chandra Tribina; Desa Pingku, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, seluas 10 hektare," jelas Hari.

Hari menjelaskan pihaknya telah memblokir semua aset tanah milik Benny Tjokrosaputro tersebut.

"Kita blokir di sana. Mungkin penyidik menemukan atas nama tersangka BT. Nah, di lapangan seperti apa ini fungsi pengecekan. Bisa juga kerja sama dan sebagainya. Tapi penyidik sudah lakukan pemblokiran terhadap semua yang diduga tersangka BT," ujar Hari.

Andi Arief Bicara Soal Harun Masiku yang Dihilangkan

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia