logo


Bamsoet Sebut Pemerintah Gagap dalam Sosialisasi Terkait Karantina WNI di Natuna

Bamsoet berharap pemerintah lebih sigap dalam sosialisasi kepada masyarakat terkait penolakan warga Natuna

5 Februari 2020 05:30 WIB

tempo.co

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) menilai pemerintah gagap dalam melakukan sosialisasi terkait keputusan dalam menjadikan Natuna, Kepulauan Riau, sebagai tempat karantina bagi ratusan WNI yang dievakuasi dari Wuhan, China, karena penyebaran virus Corona.

"Kalau pun ada kegagapan dalam mengatasi dan menjelaskan, ke depan tak boleh lagi. Harus ada kesigapan daripada seluruh aparat yang ditunjuk pemerintah atau negara atau oleh presiden untuk menangani ini," kata Bamsoet di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (4/2).

Hal tersebut membuat warga Natuna menggelar aksi penolakan daerahnya dijadikan lokasi karantina lantaran takut tertular #viruscorona, meski tak ada satupun WNI yang terdeteksi terinfeksi virus mematikan tersebut.


Khawatir Terkena Virus Corona, Warga Natuna Rela Mengungsi ke Luar Daerah

Oleh karena itu, Bamsoet berharap pemerintah lebih siap dan sigap dalam memberi sosialisasi kepada masyarakat agar hal seperti itu tak terulang lagi.

"Menkes, dan menteri dan lembaga yang diberikan tugas juga harus lebih sigap dan jangan gagap," kata Bamsoet.

Wabah Virus Corona, Pemerintah Bakal Perpanjang Izin 'Overstay' WN China

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia