logo


Rektor Perbanas Institute Sebut Lambatnya Pertumbuhan Ekonomi Global Timbulkan Resesi

Menurutnya diperlukan usaha dari seluruh sektor untuk dapat menghadapi hal itu

4 Februari 2020 12:30 WIB

Wisuda Perbanas Institute
Wisuda Perbanas Institute Jitunews/Khairul Anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Perbanas Institute kembali menggelar acara Wisuda Perbanas Institute tahun 2020 untuk Program Studi Magister (S-2), Sarjana (S-1), dan Diploma (D-3).

Wisuda Perbanas Institute yang mengangkat tema ‘Banking Industry Development through Innovation and Digitalization: Strategy to Cope with Global Economic Slown Down and Domestic Economic Risks’ itu dilaksanakan di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Selasa (4/2/2020).

Rektor Perbanas Institute, Prof. Dr. Hermanto Siregar, M. Ec. menyampaikan bahwa di tahun 2020 akan terjadi perlambatan pertumbuhan ekonomi global yang berpotensi menimbulkan terjadinya resesi di berbagai negara, walaupun pada saat yang sama revolusi industri 4.0 sebenarnya tengah berlangsung.


Cetak Laba Bersih Rp 27,5 Triliun, Bank Mandiri Tunjukan Kinerja yang Moncer

Dia mengatakan kondisi perekonomian global yang bergerak melambat ini dipastikan akan menambah risiko kepada perekonomian di Indonesia. Oleh sebab itu, diperlukan adanya berbagai usaha dari seluruh sektor untuk dapat menghadapi dan kemudian mengatasi berbagai dampak dari berkembangnya situasi tersebut.

“Salah satu usaha yang penting dilakukan adalah meningkatkan kompetensi dan kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang keuangan dan perbankan melalui pemanfaatan teknologi informasi,” kata Hermanto.

Pada aspek pendidikan khususnya kelembagaan, menyikapi perkembangan teknologi dan juga guna mengantisipasi adanya pergeseran kebutuhan kompetensi sumber daya manusia di era transformasi digital. Hermanto mengatakan Perbanas Institute telah memulai proses untuk melakukan pengajuan pembukaan program studi pada tingkat Sarjana di area data scienceyang akan diberi nama program studi Business Data Analytics.

Menurutnya Program studi Business Data Analytics ini bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan berpikir kritis dan analitik yang kuat serta dapat memanfaatkan data untuk melakukan transformasi bisnis secara digital lulusannya di Industri Keuangan dan Perbankan.

“Program studi ini diharapkan memperoleh ijin operasional pada tahun ini dan melaksanakan kuliah perdananya pada bulan September (semester Gasal Tahun Akademik 2020/2021),” ujarnya.

Selain itu, kata dia, Perbanas Institute juga telah mempersiapkan diri dengan mencanangkan Visi ‘Menjadi Perguruan Tinggi Terkemuka Bidang Ekonomi Keuangan & Perbankan Yang Berbasiskan Teknologi Informasi’.

Sri Mulyani Waspadai Virus Corona Mampu Pengaruhi Sektor Pariwisata

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Aurora Denata