logo


SKPT Mimika Berdampak Positif Pada Ekonomi Perikanan Masyarakat di Timur

SKPT Mimika berlokasi di Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Paumako

4 Februari 2020 09:35 WIB

Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Agus Suherman
Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Agus Suherman KKP

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) Kabupaten Mimika, Papua, yang berlokasi di Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Paumako, dan dibangun sejak 2016 terus menunjukan perkembangan dan dampak positif terhadap ekonomi perikanan masyarakat setempat. Bahkan, hal ini telah menjadi daya tarik bagi kapal-kapal ikan berukuran besar untuk singgah dan melakukan aktivitas bongkat muat hasil perikanan.

“Hadirnya SKPT Mimika ini telah memberikan dampak positif dan memiliki efek berganda (multiplier effect) bagi kegiatan ekonomi di sekitar pelabuhan,” ungkap Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Agus Suherman, dalam keterangannya, Senin (3/2).

Agus Suherman menambahkan perkembangan yang menarik bahwa dari SKPT Mimika ini sudah berhasil melakukan ekspor produk kepiting ke beberapa negara, yaitu Malaysia dan Singapura.


Terbukti Behasil, DPR Minta KKP untuk Dorong Budidaya Lele Bioflok

“Pada bulan Desember 2019 telah diekspor sebanyak 476 ekor ke Singapura senilai Rp133.28 juta dan 120 ekor ke Malaysia dengan nilai Rp33.6 juta. Sementara, pada awal Januari 2020 juga telah di ekspor sebanyak 1.380 ekor kepiting hidup ke Malaysia dengan nilai Rp386.4 juta," tambahnya.

Sementara, catatan produksi ikan selama periode 2016-2019 di SKPT Mimika juga menunjukkan peningkatan yang signifikan. Berdasarkan data Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Mimika mencatat volume produksi di SKPT Mimika pada tahun 2016 hanya sebesar 4.907 ton, kemudian pada tahun 2018 mengalami peningkatan secara signifikan menjadi 20.587 ton, dan sampai bulan November 2019 saja produksinya sudah mencapai 23.999 ton.

Dalam kesempatan peninjauan operasional SKPT Mimika pada Rabu (29/01) lalu, Direktur Jenderal PDSPKP, Agus Suherman, berkesempatan melihat langsung pemanfaatan bantuan pemerintah yang sudah diberikan. Setidaknya, Pemerintah melalui KKP telah memberikan bantuan, antara lain berupa kapal penangkap ikan beserta alat tangkapnya, cool box, sarana pengolahan, chest freezer, ice flake machine, gudang beku kapasitas 100 dan 200 ton, kendaraan berpendingin, mobil crane, serta fasilitas tambat labuh kapal kecil.

"Dari laporan dan hasil pengamatan secara langsung, bantuan-bantuan yang kita berikan sudah termanfaatkan secara optimal," ujarnya.

Cegah Virus Korona Masuk Indonesia, Angkasa Pura II dan KKP Periksa Penumpang

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex