logo


Waspada! Penyebar Hoaks Virus Corona Bakal Dijerat Hukum

Penyebar hoaks virus corona akan dihukum

4 Februari 2020 08:30 WIB

Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Johnny G Plate saat konferensi Pers Terkait RUU RDP di Jakarta
Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Johnny G Plate saat konferensi Pers Terkait RUU RDP di Jakarta jitunews/Nurman

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate menyampaikan bahwa pihaknya akan memblokir informasi yang tidak benar atau hoaks terkait virus corona.

"Ini kita sebarkan dulu, ya, tadi sudah saya sampaikan, dipersuasi, disampaikan, stop. Ini nambah terus soalnya. Dikasih stempel hoaks atau disinformasi. Stop," ucap Johnny di Gedung Kemkominfo, Jakarta Pusat, Senin (3/2/2020).

Johnny juga menyampaikan bahwa pihak-pihak yang terus menyebarkan informasi yang tidak benar terkait virus corona dan dilakukan secara berulang-ulang, maka akan diproses secara hukum.


Diminta Ngantor di Natuna, Menkes Terawan Mengaku Siap karena Pertimbangan Tanggung Jawab

"Kita sebarkan ke media (konten hoaks), makanya dibagikan ini. Kalau berulang-ulang terus, maka nanti aparat melalui penegakkan hukum, kita akan proses," ujar Johnny.

Langkah tersebut sudah sesuai dengan Undang-Undang Pasal 28 Ayat 1 Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) yang menyebutkan "Setiap orang dengan sengaja, dan tanpa hak menyebarkan berita bohong, dan menyesatkan yang mengakibatkan kerugian konsumen dalam transaksi elektronik."

Khawatir Terkena Virus Corona, Warga Natuna Rela Mengungsi ke Luar Daerah

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati