logo


Jarak Karantina dengan Pemukiman Warga Dekat, Pemkab Natuna Liburkan Sekolah

Pemerintah liburkan sekolah sampai 2 minggu

3 Februari 2020 05:30 WIB

Penjemputan WNI di Hubei, China, dengan menggunakan Batik Air
Penjemputan WNI di Hubei, China, dengan menggunakan Batik Air Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Wakil Bupati Natuna, Ngesti Yuni Suprapti membantah bahwa lokasi karantina WNI dari Wuhan jauh dari pemukiman warga. Menurtnya jaraknya sangat dekat yaitu 2 kilometer.

"Jaraknya tidak jauh dari pemukiman masyarakat. Itu cuma 1,5 sampai 2 kilometer. Memang sedikit, tapi jangan disepelekan," kata Ngesti seperti dilansir Pro3 RRI, Minggu (2/2/2020).

Ngesti Yuni mengaku tidak bisa membendung aspirasi warganya. Pemerintah Kabupaten Natuna kemudian mengeluarkan kebijakan untuk meliburkan sekolah selama dua minggu.


Terkait Wabah Virus Corona, 4 WNI di Wuhan Malah Enggan Dipulangkan, Ini Alasannya

"Antisipasi kami saat ini adalah meliburkan siswa dua minggu. Alasan melihat kondisi untuk memulihkan mental masyarakat yang hari ini informasi virus cepat mewabahnya. Mengantisipasi itu Pemkab Natuna berinisiasi meliburkan wilayah yang terdekat dengan lokasi observasi, dari tingkat TK sampai SMP," jelasnya.

Diketahui, sebelumnya pemerintah pusat mengatakan bahwa lokasi observasi WNI dari Wuhan dengan pemukiman warga jaraknya jauh, yaitu sekitar 7 kilometer.

 

Mahfud MD Sebut Penerbangan Indonesia Dari dan Ke China Akan Ditutup Mulai Selasa

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati