logo


Sambangi Menag, Sesepuh Lintas Agama Bicarakan Soal Kerukunan Antar Umat Beragama

Sesepuh lintas agama dan Menag membicarakan kerukunan antar umat beragama

31 Januari 2020 19:36 WIB

Gerakan Suluh Kebangsaan (GSK) saat bertemu dengan Menteri Agama (Dari Kiri Bawah Alissa Wahid, Ibu Sinta Nuriyah Wahid, Ketua Pelaksana Harian Budi Kuncoro, Romo Magnis Suseno, dan Sudhamek AWS)
Gerakan Suluh Kebangsaan (GSK) saat bertemu dengan Menteri Agama (Dari Kiri Bawah Alissa Wahid, Ibu Sinta Nuriyah Wahid, Ketua Pelaksana Harian Budi Kuncoro, Romo Magnis Suseno, dan Sudhamek AWS) (Dok. Jitunews/Nurman)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Sesepuh Lintas Agama yang bernaung dalam Gerakan Suluh Kebangsaan (GSK) menyambangi Kantor Kementerian Agama guna membicarakan terkait kerukunan antar umat beragama. Alissa Wahid sebagai juru bicara GSK mengungkapkan kedatangannya bersama rombongan membicarakan beberapa hal terkait kerukunan antar umat beragama dan juga masalah toleransi di Indonesia.

Putri sulung Almarhum KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ini membawa serta sesepuh dari GSK diantaranya Romo Magnis Suseno, Ibu Sinta Nuriyah Wahid, Sudhamek AWS sebagai perwakilan Buddha, dan juga Ketua Pelaksana Harian Budi Kuncoro. Dalam Pertemuan dengan Menteri Agama Fachrul Razi, Alissa mengungkapkan GSK mendiskusikan beberapa hal terkait toleransi dan kerukunan umat beragama.

Dalam kesempatan yang sama Romo Magnis Suseno menjelaskan bahwa ketika umat beragama mengamalkan agamanya dengan baik justru kita akan saling menghargai. Romo juga mengungkapkan kesadaran kebangsaan adalah suatu wujud pengimplementasikan keberagamaan yang utuh.


Surat Edaran Plt. Gubenur Aceh: Kajian Harus Bermazhab Syafiyah, Bukan Kewenangan Menag untuk Mencabut

"Kami membicarakan tentang kerukunan beragama, dan juga khusus membicarakan agama dan kebangsaan jangan berlawanan, yang benar itu antara keduanya tidak ada persaingan. Kita harus menerima mereka yang berbeda itu justru keagamaan yang utuh," ujar Romo Magnis.

Dalam pertemuan itu juga Alissa mengungkapkan bahwa Menteri Agama bercerita tentang keadaan negara-negara Islam di Timur Tengah yang saat ini telah membuka diri terhadap agama lain. Hal itu sebenarnya sudah dilakukan oleh Indonesia sejak lama, oleh sebab itu dia berharap Indonesia justru jangan mengalami kemunduran dengan menutup diri.

"Jadi kita sudah hidup sepeti itu sedangkan di Timur Tengah saat ini sedang mengalami proses pembukaan diri yang lebih besar Negara-Negara Islam, jangan sampai jutru kita malah tertutup," ungkap Alissa.

Rumuskan Penambahan Kemampuan, Menag Tak Ingin Lulusan Madrasah Jadi Pengangguran

Halaman: 
Penulis : Nurman Abdul Rohman, Trisna Susilowati