logo


Kebijakan Baru, Akses Wartawan di Balai Kota Jakarta Kini Dibatasi

Akses wartawan di Balai Kota Jakarta dibatasi

31 Januari 2020 17:15 WIB

Gedung Balai Kota Jakarta.
Gedung Balai Kota Jakarta. sindonews.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengeluarkan kebijakan baru terkait akses peliputan wartawan di Balai Kota Jakarta. Saat ini wartawan tidak bisa lagi melakukan peliputan di Balairung.

Padahal sebelumnya wartawan diperkenankan melakukan peliputan di Balairung. Biasanya wartawan menunggu waktu konferensi pers sembari melakukan wawancara kepada pejabat yang lewat. Namun kini wartawan tak bisa lagi melakukan hal tersebut.

"Maaf sudah gak boleh lagi ke dalam (Balairung). Kita cuma jalanin instruksi saja dari atas," ujar seorang petugas Pengamanan Dalam (Pamdal) yang tak mau disebutkan namanya, Rabu (29/1/2020).


PUPR Tuding Anies Telah Modifikasi Sayembara Revitalisasi Monas

Ia juga menyampaikan bahwa kebijakan tersebut diterapkan mulai Rabu (29/1/2020). Tidak hanya saat rapat saja wartawan tidak boleh masuk ke Balairung, namun seterusnya. Ia menambahkan bahwa wartawan bisa masuk ke Balairung apabila memang diundang secara resmi.

"Sudah seterusnya gak boleh, sih. Paling kalau ada konpers atau agenda saja," tambahnya.

Saat dikonfirmasi tentang kebijakan baru tersebut, Kepala Biro Umum Pemprov DKI Budi Awaluddin mengaku tidak tahu tentang aturan baru tersebut. Ia justru melempar masalah tersebut kepada Kepala Biro Kepala Daerah dan Kerja Sama Luar Negeri Provinsi DKI Jakarta, Muhammad Mawardi.

Polemik Revitalisasi Monas, Sandiaga Dukung Langkah Anies, "Monas kan Ikon Wisata"

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati