logo


Ekonom Sebut Langkah Efisiensi Dirut PLN Tepat

Zulkifli Zaini telah menemukan apa yang perlu dikerjakan terlebih dahulu dan prioritas dengan cepat.

31 Januari 2020 10:39 WIB

Zulkifli Zaini
Zulkifli Zaini idxchannel.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ekonom dari Universitas Gadjah Mada, Defiyan Cori menilai langkah kebijakan PLN prioritas yang akan diambil oleh Direktur Utama (Dirut) barunya, Zulkifli Zaini sangat patut untuk diapresiasi. Rencananya, bos PLN itu bakal melakukan efisiensi secara besar-besaran untuk menghemat anggaran korporat dalam melakukan operasional

Menurut Defiyan, Zulkifli Zaini telah menemukan apa yang perlu dikerjakan terlebih dahulu dan prioritas dengan cepat.

"Tentu saja, langkah manajerial Dirut PLN Zulkifli Zaini yang menyampaikan bahwa kesehatan neraca keuangan perusahaan merupakan salah satu poin penting agar dapat melaksanakan mandat pemerintah harus dijaga dan dikawal kebijakannya," kata Defiyan, Jumat (31/1).


Dorong Pencapaian Target, Dirut PLN Sampaikan 4 Prinsip Ini ke Direksi dan Komisaris Baru

Defiyan menjelaskan, tidak ada perusahaan yang mampu melaksanakan mandat atau program pembangunan kecuali keuangannya baik. Oleh sebab itu, para direksi maupun komisaris PLN harus mengupayakan agar keuangan PLN sehat neracanya, sehat aliran kas nya (cash flow).

Sementara itu, total utang yang memberatkan keuangan PLN per akhir kuartal I 2019 telah mencapai Rp394,18 Triliun, dan angka ini melonjak 1,7 persen dibanding posisi utang akhir Tahun 2018 yang sebesar Rp387,44 Triliun. Adapun, sejumlah Rp160,74 Triliun dari total utang diantaranya merupakan pinjaman yang diakumulasi sejak Tahun 2015 juga harus dicarikan penyelesaiannya secara komprehensif

Tidak hanya itu, Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN ini kembali menambah utang dan memperoleh kredit senilai US$ 1 miliar atau sekitar Rp 14 triliun dari sindikasi delapan bank asing pada bulan Nopember 2019.

"Selain menjaga neraca keuangan, maka PLN juga dituntut untuk mengatasi permasalahan keluhan pelanggan soal tarif listrik yang terjangkau bagi masyarakat konsumen hingga permasalahan gangguan jaringan dan pemadaman listrik," imbuh Defiyan.

Jelas harapan masyarakat, sangat tinggi terhadap jajaran dewan manajemen PLN yang baru ini, sehingga harus mampu mencari terobosan-terobosan mendasar, kreatif dan inovatif, termasuk dalam menghadapi berbagai perubahan dan preferensi masyarakat atas kebutuhan energi alternatif.

Namun demikian, dengan meningkatkan penerapan tata kelola perusahaan negara yang baik (good corporate governance/GCG), langkah efisiensi adalah sesuatu yang patut dicontoh oleh Menteri Keuangan dalam mengelola keuangan negara yang masih besar pasak daripada tiang atau membuat APBN 2020 kembali defisit.

PKS: PLN Itu Utangnya Banyak. Itu Fakta

Halaman: 
Penulis : Vicky Anggriawan
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex