logo


Nezatullah Ramadhan, Wujudkan Mimpi Anak Jalanan Lewat Kreatifitas

Nara Kreatif merupakan bentuk kepedulian kami terhadap anak jalanan yang hidupnya terlantar

25 Maret 2015 16:04 WIB

Nezatullah Ramadhan pendiri Nara Kreatif
Nezatullah Ramadhan pendiri Nara Kreatif

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Bermula dari bentuk keprihatinan terhadap kehidupan sosial dan lingkungan, Nezatullah Ramadhan (24) bersama teman-temannya berniat melakukan kegiatan bertema sosialenterpreneur, ketika masih berkuliah. Demi merealisasikan keinginannya, dengan modal seadanya hasil menjaminkan ijazah ke kampus, terbentuklah Nara Kreatif pada Juni 2012.

"Nara Kreatif merupakan bentuk kepedulian kami terhadap anak jalanan yang hidupnya terlantar. Yang mana di Nara Kreatif, anak jalanan bisa memperoleh kehidupan yang lebih layak dari hasil penjualan barang-barang daur ulang," ungkap pria yang akrab disapa Neza ini kepada Jitunews.com, Selasa (24/03).

Bila di awal, daur ulang hanya dilakukan pada kertas dan batang pisang, kini Nara Kreatif juga memanfaatkan limbah lain seperti kulit kacang, eceng gondok, beberapa jenis barang berbahan plastik. Adapun hasil daur ulang limba tersebut antara lain kartu nama, box file, album box, tas, undangan, hingga paper bag. 


Cita-cita Bocah Obesitas Asal Kawarang, Ingin Bertemu Presiden Jokowi!

Selain itu, jika awalnya sebatas pada anak jalanan yang ada di terminal Kampung Rambutan, Taman Mini, dan beberapa kawasan di Kramat Jati, kini Nara Kreatif memiliki cakupan yang lebih luas. Meliputi anak kaum dhuafa, yatim hingga anak pengidap autis. 

"Awalnya memang membangun Nara Kreatif bersama dengan teman kampus, tapi mereka sudah lepas. Dan sekarang saya melanjutkan ini bersama teman SMA saya bernama Dian," kenang pria lulusan Politeknik Negeri Jakarta, jurusan teknik mesin ini.

Bahkan, anak-anak yang dirangkul oleh Nara Kreatif tak hanya sekedar mengolah limbah saja, melainkan juga berusaha mewujudkan mimpi mereka. Neza memaparkan, dari pagi hingga sore anak-anak memang melakukan proses produksi daur ulang, namun pada malam hari anak-anak Nara Kreatif dibekali beberapa pelajaran sekolah untuk menambah soft skill mereka. 

Menariknya, Nara Kreatif juga bekerja sama dengan sekolah master yang berlokasi di Depok dan Dinas Pendidikan Jawa Barat. Semua itu dilakukan oleh Nara Kreatif agar anak-anak terlantar bisa memperoleh pendidikan yang layak. Menurut Neza, jika anak-anak ini memperoleh pendidikan yang layak, mereka bisa menggapai mimpi mereka.

Beberapa pencapaian sosial yang sudah dicapai Nara Kreatif antara lain pemberian beasiswa kepada 3 orang anak untuk meneruskan ke perguruan tinggi dan meluluskan 30 orang anak dari SD-SMA dengan sistem kejar paket. Selain itu, Nara Kreatif juga memberi modal dan fasilitas untuk usaha kepada 15 orang anak, serta membuka akses kerja kepada 5 orang anak.

Berbagai kegiatan tersebut memang sengaja dilakukan oleh Neza. Pasalnya, Nara Kreatif memiliki visi "rumah kreatif melayani umat", dengan moto "selalu hidup memudahkan". Bahkan, Neza menampik adanya anggapan bahwa ajang sosial ini dianggap sebagai hasrat memenuhi kepentingan pribadi. 

Bagi Neza, kami tidak memberdayakan anak-anak, tapi kami mencoba mewujudkan mimpi anak-anak yang dipandang sebelah mata. Yang intinya dari mereka untuk mereka. Nara Kreatif hanya sarana pembuka saja. Bahkan, Neza masih memiliki banyak harapan untuk anak-anak lewat Nara Kreatif. 

"Ke depannya, kami ingin mempunyai unit usaha di beberapa daerah lain. Selain itu, saya berharap pemerintah bisa memudahkan kami dari segi tempat bernaung, fasilitas kesehatan, dan memberi kemudahan kerja sama dengan instansi-instansi," tutup Neza berharap.

Jokowi Adu Panco dengan Kaesang, Ini Komentar Kocak Netizen

Halaman: 
Penulis : Christophorus Aji Saputro, Hasballah
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex