logo


Lolos CPNS Melalui 'Orang Dalam', Kementerian PANRB Tegaskan: Itu Omong Kosong

Kementerian PANRB tegaskan proses seleksi CPNS tidak ada orang dalam

30 Januari 2020 19:03 WIB

okezone.com

BANDUNG, JITUNEWS.COM - Kecurangan dalam proses Tes CPNS tidak akan mungkin terjadi lagi. Hal ini karena Tes CPNS dengan sistem Computer Assisted Test (CAT) ini diyakini bisa menutup celah calo dan menyaring individu terbaik.

Kepala Biro SDM dan Umum Kementerian PANRB Sri Rejeki menegaskan peserta tidak perlu ragu dengan adanya kecurangan yang dapat meloloskan melalui ‘orang dalam’ ataupun modus-modus lain yang serupa.

“Saya minta para peserta untuk selalu berhati-hati jika ada yang mengiming-imingi dan menjanjikan bisa meloloskan. Itu omong kosong besar,” ujar Sri saat memberikan pengarahan bagi peserta SKD di Kantor Regional III Badan Kepegawaian Negara (BKN), Bandung, Jawa Barat, Rabu (29/01).


Jokowi 'Sentil' Ahok yang Tidak Datang Setelah Jadi Komut Pertamina

Dalam pelaksanaan SKD Kementerian PANRB kali ini Dari total 58 peserta sebanyak 46 peserta mengikuti tahapan ini. Pelaksanaan SKD kali ini juga dibagi ke dalam dua sesi dan dilaksanakan bersamaan dengan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

Sri mengungkapkan prinsip transparan dan akuntabel, seleksi dengan sistem CAT ini adalah salah satu upaya pemerintah untuk menutup celah bagi oknum yang menjanjikan bisa meloloskan sebagai CPNS. Dia menambahkan dengan sistem ini, peserta dapat langsung melihat dan mengetahui hasil dari tiga substansi materi yang diujikan segera setelah ujian berakhir. Bahkan, para pengantar di ruang tunggu dapat melihat langsung hasilnya segera setelah soal dijawab.

"Melalui tahapan seleksi dengan sistem CAT ini, kami berharap bisa menyaring lulusan-lulusan terbaik dari seluruh perguruan tinggi di Indonesia," tegasnya.

Dengan sistem ini diyakini tak akan ada celah bagi para calo dan peserta diharapkan fokus menjali tahap-tahap demi tahap seleksi untuk memperebutkan formasi yang telah dilamar. Diketahui bahwa formasi yang dapat dilamar di Kementerian PANRB sebanyak 56 formasi dan di KASN sebanyak 84 formasi.

Dari data yang diperoleh total pelamar CPNS untuk Kementerian PANRB dan KASN sejumlah 2.710 pelamar. Jumlah tersebut kemudian berkurang setelah tahapan seleksi administrasi menjadi 1.838 pelamar. Sebanyak 914 pelamar Kementerian PANRB dan 924 pelamar KASN berhak untuk melanjutkan ke tahapan SKD.

Sri Rejeki berharap, selain pemenuhan nilai ambang batas, para peserta yang lolos dan akan menjadi CPNS Kementerian PANRB bukan saja hanya pintar, namun juga memiliki sikap dan perilaku yang baik. “Terkait sikap dan perilaku ini akan didalami dalam tahapan selanjutnya, yakni Seleksi Kompetensi Bidang,” lanjutnya.

Tahapan SKB merupakan tahapan lanjutan bagi peserta yang lolos tahap SKD. Dalam tahapan SKB Kementerian PANRB, terdapat empat materi yang akan diujikan, yakni uji kemampuan bidang sesuai dengan formasi yang dilamar, psikotes, tes TOEFL, dan wawancara. Tahapan-tahapan ini merupakan salah satu bentuk untuk mencari SDM unggul yang sesuai dengan visi dan misi Presiden Joko Widodo.

Tanggapi 100 Hari Pemerintahan, Jokowi: Tidak Ada, Ini Keberlanjutan Periode Pertama

Halaman: 
Penulis : Nurman Abdul Rohman, Trisna Susilowati