logo


Rumuskan Penambahan Kemampuan, Menag Tak Ingin Lulusan Madrasah Jadi Pengangguran

Siswa madrasah akan dibekali ilmu IT beserta bahasa inggris, arab dan mandarin

30 Januari 2020 16:45 WIB

istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Menteri Agama Fachrul Razi mengatakan pihaknya tengah merumuskan penambahan kemampuan untuk para siswa madrasah. Rencananya, mereka akan dijejali kemampuan teknologi informasi, bahasa Inggris, bahasa Arab, dan bahasa Mandarin.

"Kita tidak mau ciptakan anak-anak pendidikan agama tinggi, tapi pengangguran, enggak. Jika mau agamanya tinggi, tapi dia bekerja keras untuk memimpin rumah tangganya, untuk mengelola bangsa ini menjadi lebih baik," kata Fachrul di Rakornas Kemenag di Hotel Red Top, Jakarta, Rabu (29/1).

Pernyataan itu menyusul kekhawatiran Presiden Jokowi terkait nasib lulusan madrasah. Kekhawatiran tersebut disampaikan Jokowi kepada Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi.


Rakernas Kemenag Bahas Lima Program Prioritas, Menag Tekankan Soal Moderasi Agama

Menurut Fachrul, Jokowi mengatakan ada hampir 10 juta siswa madrasah setiap tahun. Jokowi resah alumni madrasah bakal sulit bersaing di dunia kerja.

"Pernah Bapak Presiden mengatakan kepada saya begini, 'Pak Fachrul kebayang enggak bahwa sekolah yang di madrasah itu satu tahun ada 10 juta orang? Hampir 10 juta, 9,9 juta. Kira-kira kalau dia enggak bisa lanjut kuliah, bisa kerja enggak dia ya? Bisa bersaing dia enggak merebut lapangan kerja?'," ujar Fachrul menirukan ucapan Jokowi.

Kalah Bersinar Dibandingkan Jokowi, Ma'ruf Amin: Kalau Wakil Presidennya Menonjol Nanti Ada 'Matahari Kembar'

Halaman: 
Penulis : Iskandar