logo


Tolak Usulan Perdamaian Trump, Dubes Palestina: Rakyat Palestina Tidak Akan Lenyap

Palestina menilai usulan perdamaian yang diungkap Donald Trump menyiratkan dukungan pada Israel

30 Januari 2020 16:15 WIB

Donald Trump meentapkan kebijaakan baru untuk para pemegang visa secara universal
Donald Trump meentapkan kebijaakan baru untuk para pemegang visa secara universal NU Online

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Dubes Palestina untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, Riyad Mansour mengatakan bahwa para pejabat Palestina tengah berupaya untuk meningkatkan oposisi untuk menolak rencana kontroversial Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Sebelumnya, Trump mengusulkan solusi perdamaian untuk Israel dan Palestina.

Riyad Mansour menyebutkan, Presiden Palestina Mahmoud Abbas akan menyampaikan pidato di depan Dewan Keamanan dua pekan mendatang. Rencananya, dia akan memaparkan rancangan resolusi demi menentang rencana perdamaian yang diungkapkan Trump.

Dilansir laman Anadolu Agency, Mansour mengungkapkan bahwa kesepakatan yang diusulkan hanya memberi Israel keistimewaan. Menurutnya usulan Tump merupakan langkah penghancuran hak rakyat Palestina alih-alih untuk perdamaian atau keadilan.


Kecam Rencana "Perdamaian" Trump, Presiden Palestina: Kesepakatan Anda adalah Konspirasi

"Itu tidak dapat diterima, dan mereka yang berpikir rakyat Palestina akan lenyap. Rakyat Palestina tidak akan lenyap. Mereka yang berpikir rakyat Palestina akan berkemas dan pergi. Rakyat Palestina tidak akan (pergi)," kata Mansour, Kamis (30/1).

Sebelumnya, Trump mengungkap rencana perdamaian Timur Tengah. Hal itu disampaikan di samping Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Washington, Selasa (28/1). Usulan itu mendapat kritik dari berbagai pihak lantaran dirasa terlalu berpihak pada Israel. Sementara harapan Palestina menjadi negara sendiri berusaha dihancurkan.

Cenderung Menguntungkan Israel, Erdogan Kecam Rencana 'Perdamaian' ala Trump

Halaman: 
Penulis : Iskandar
 
×
×