logo


Kecam Rencana "Perdamaian" Trump, Presiden Palestina: Kesepakatan Anda adalah Konspirasi

Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengecam rencana Trump untuk mendamaikan Palestina dan Israel, salah satunya dengan menetapkan Yerusalem sebagai ibukota Israel.

30 Januari 2020 11:45 WIB

Presiden Palestina Mahmoud Abbas
Presiden Palestina Mahmoud Abbas reuters

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Rencana Trump untuk menciptakan perdamaian antara Palestina dan Israel mendapat kecaman dari Presiden Palestina Mahmoud Abbas. Trump sendiri telah memaparkan rencananya tersebut dapat menguntungkan bagi kedua belah pihak.

"Visi saya menghadirkan peluang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak, solusi dua negara yang realistis," kata Trump kepada para pejabat dan wartawan di Gedung Putih.

Dalam rencana Trump tersebut, nantinya Yerusalem akan ditetapkan sebagai ibu kota Israel, bukan Palestina, yang keamanannya akan dijamin sesuai dengan kesepakatan.


Memicu Ketegangan Dunia, DPR RI Desak DK PBB Tangani Peta Sepihak Jalan Damai Israel Palestina

Rencana Trump tersebut jelas menyulut kemarahan Presiden Palestina Mahmoud Abbas dan ribuan warga Palestina lain. Ribuan warga Palestina tersebut kompak menggelar unjuk rasa di wilayah Gaza.

"Saya katakan kepada Trump dan Netanyahu: Yerusalem tidak untuk dijual, semua hak kami tidak untuk dijual dan tidak untuk tawar-menawar," kata Abbas dalam pidato yang disiarkan televisi dari Ramallah di Tepi Barat dilansir dari BBC.

"Dan kesepakatan Anda adalah konspirasi," lanjutnya.

Begini Penampakan Peta Palestina Ala Donald Trump

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia