logo


Ma'ruf Amin: Pendekatan Militer Tidak Dapat Digunakan untuk Menciptakan Kerukunan

Ma'ruf mengatakan bahwa untuk membangun kerukunan bisa menggunakan empat pilar

29 Januari 2020 09:30 WIB

KH Ma\'ruf Amin
KH Ma'ruf Amin Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan bahwa pendekatan secara militer tidak dapat digunakan untuk menciptakan kerukunan beragama.

"Bahwa politik, apalagi pendekatan militer tidak dapat digunakan untuk menciptakan kerukunan. Pendekatan keagamaan, forum-forum, upaya-upaya komunikasi yang harus dikedepankan untuk menciptakan kerukunan," kata Ma'ruf saat menerima kunjungan Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) di Kantor Wapres, Jakarta, Selasa (28/1).

"Menghadapi konflik global saat ini para pemuka agama tidak hanya selesai pada capaian rukun, tetapi bagaimana rukun bisa merukunkan," lanjut Ma'ruf.


Soal Penuntasan Kasus Jiwasraya, Mahfud MD: Dorongan Pemerintah Lebih Kuat Daripada Dorongan Pak SBY

Ma'ruf mengatakan bahwa untuk membangun kerukunan bisa menggunakan empat pilar, yaitu Pancasila, UUD 1945, dasar-dasar hukum, dan kearifan lokal.

"Untuk membangun kerukunan, saya mempunyai empat bingkai atau pilar. Kesatu yaitu Pancasila, UUD 1945. Kedua yuridis, yaitu dasar-dasar hukum. Ketiga sosiologis, yaitu kearifan lokal yang sudah dipunyai Indonesia, dan keempat yaitu teologis, yaitu menyebarkan narasi-narasi kerukunan, dimulai dari majelis-majelis keagamaan, membangun komunikasi antar umat beragama," ujar Ma'ruf.

100 Hari Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf, PKS: KPK Tak Berdaya Menghadapi Kekuatan Politik Penguasa

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex