logo


Donald Trump: Yerusalem Ibu Kota Israel, Yerusalem Timur Ibu Kota Palestina

Donald Trump mengusulkan solusi untuk kedua negara yang sudah lama bersitegang, yakni Palestina dan Israel

29 Januari 2020 08:30 WIB

Donald Trump
Donald Trump NDTV

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengatakan bahwa Kota Yerusalem akan menjadi ibu kota Israel. Rencana penobatan itu merupakan bagian dari peta jalan perdamaian Timur Tengah.

Sedangkan Palestina, jika nantinya diakui sebagai negara akan diberikan hak untuk mengelola Yerusalem Timur menjadi ibu kota.

"Yerusalem akan tetap milik Israel sebagai ibu kota dan tidak bisa dipisahkan," kata Trump dalam paparan bersama Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, di Gedung Putih, Washington D.C., seperti dilansir CNN, Rabu (29/1).


Mahfud: Saya Bilang Tidak Perlu Kerja Sama dengan AS

Usulnya itu, menurut Trump, dapat menguntungkan dua belah pihak. Ia meyakini solusi itu sebagai jalan keluar untuk bangsa Palestina dan Israel.

"Hari ini Israel mengambil langkah besar untuk perdamaian. Ini proses yang sangat panjang. Seluruh muda-mudi di Timur Tengah bersiap untuk menyongsong pemerintahan baru di kawasan itu, dan menyadari terorisme serta ekstremisme adalah musuh bersama," ujar dia.

"Rencana ini akan menambah wilayah Palestina sebanyak dua kali lipat, dan menjadikan Yerusalem Timur sebagai ibu kota Palestina. Amerika Serikat dengan bangga akan mendirikan kedutaan besar di sana," tambahnya.

Taliban: Satu Pesawat Penjajah Amerika Telah Jatuh

Halaman: 
Penulis : Iskandar