logo


Apa Pentingnya UU RDP Diterapkan di Indonesia? Ini Penjelasan Menteri Kominfo

Menteri Kominfo menjelaskan arti penting UU RDP di Indonesia

28 Januari 2020 21:55 WIB

Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Johnny G Plate saat konferensi Pers Terkait RUU RDP di Jakarta
Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Johnny G Plate saat konferensi Pers Terkait RUU RDP di Jakarta jitunews/Nurman

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Urgensi Undang-undang Data Pribadi (UU RDP) memang sudah sangat dibutuhkan di Indonesia. Hal ini diungkapkan Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Johnny G Plate di hadapan awak media di kantor Kementerian Kominfo Jakarta.

Johnny mengungkapkan saat ini General Data Protection Regulation (GDPR) atau UU RDP sudah ada di banyak negara, tercatat ada 126 negara yang telah memilikinya, sedangkan di regional asia tenggara sudah ada empat negara yang memiliki Undang-undang ini diantaranya Singapura, Malaysia, Thailand, dan Filipina. Johnny juga menekankan perlunya undang-undang ini dimiliki di Indonesia apalagi di era digital seperti saat ini.

"Undang-undang ini sangat penting dan relevan saat ini di era digital, karenanya menjadi sangat urgen kita punya Undang-undang ini di Indonesia," ungkap Johnny di Kantor Kementerian Kominfo Jakarta (28/01).


Minta Kominfo Blokir Sejumlah Konten Netflix, YLKI: Seharusnya Netflix Menghormati Norma-norma di Indonesia

Johnny mengungkapkan urgensi yang juga mendorong perlunya undang-undang ini harus segera dimiliki negara ini adalah soal kedaulatan data. Dia juga menambahkan harus ada jaminan keamanan data pribadi yang dijamin oleh negara.

Hal yang penting terkait adanya UU RDP ini adalah inovasi dan investasi di bidang data ini berkembang di Indonesia, sehingga ruang inovasi dapat menjadi lebih luas dengan adanya UU RDP ini.

"Dua hal itu yang menjadikan ruang investasi dan inovasi menjadi terbuka lebih luas," pungkasnya.

RUU Data Pribadi Siap Digodok di DPR, Johnny Plate Berharap 100 Hari Sudah Rampung

Halaman: 
Penulis : Nurman Abdul Rohman, Trisna Susilowati