logo


Meski Terkendala Komunikasi, Kapolda Papua Tegaskan Akan Dalami Motif Kelompok Kriminal di Nabire

Kapolda Papua akan dalami motif kelompok kriminal di Nabire

28 Januari 2020 21:43 WIB

Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw
Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw istemewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Papua, Irjen Paulus Waterpauw mengatakan situasi keamanan di Papua saat ini dalam kondusif, aman dan terkendali meski sebelumnya sempat terjadi pergesekan di Nabire dan Intan Jaya.

“Jadi kondisi di Papua sampai dengan hari ini sudah dalam kondisi relatif aman. Artinya ada riak-riak yang terjadi beberapa waktu lalu di Nabire dan kemudian di Intan Jaya terjadi dua kali,” ujar Paulus Waterpauw di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Selasa (28/1/2020).

Menurutnya pergesekan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Nabire dan Intan Jaya itu tengah ditangani.


Tetap Netral dan Tak Berpolitik Praktis, TNI-Polri Siap Amankan Pilkada dan PON Papua

“Kita bisa tahu bersama bahwa ada kelompok kriminal yang juga dilengkapi dengan senjata yang senantiasa ingin terus mengganggu kenyamanan dan keadaan masyarakat di sana,” jelasnya.

Paulus Waterpauw menambahkan bahwa kelompok kriminal yang melakukan tindakan tersebut bukanlah warga setempat namun pendatang dari wilayah lain.

“Perlu diketahui kita semua, mereka itu bukan berasal dari wilayah setempat, mereka adalah kelompok yang hijrah dari wilayah lain masuk ke wilayah itu,” tuturnya.

Polda Papua dikatakannya tengah mendalami apa motif tujuan kelompok kriminal tersebut terus membuat keresahan di masyarakat.

“Dan ini kan ada apa maksudnya dan apa tujuannya. Itu kami juga sedang bertanya-tanya, terus kami bangun sinergitas dengan semua pihak, semua stake holder yang ada,” kata Paulus Waterpauw.

“Tapi kita juga tahu bahwa di satu sisi banyak anggota kita yang mengalami kekerasan kekerasan dengan senjata api dari kelompok ini,” imbuhnya.

Dalam hal ini, Paulus Waterpauw mengakui ada sedikit kendala terutama dalam hal komunikasi saat menangani persoalan tersebut.

“Memang kami harus akui bahwa ada kendala, kendala komunikasi terutama. Jujur saja di Intan Jaya ini, belum bisa kita kontak seperti teman-teman yang rasakan di beberapa wilayah lain, sulit,” tuturnya

“Kami aja menghubungi kapolres yang baru kamu lantik itu susahnya setengah mati, terpaksa harus ke polres paniai lalu melalui radio hubungi ke Intan jaya. Itu kendala kami,” tambahnya.

Dalam hal ini, dia berharap segera ada solusi sehingga Polda Papua dengan pemerintahan bisa bersinergi cepat

“Pasukan cukup semuanya, gabungan antara kami dengan teman-teman TNI, cuma untuk mengendalikan langsung, memerintahkan langsung kemudian mengevaluasi begitu ada sedikit tergendala karena ada keterbatasan komunikasi,” pungkasnya.

Jelang Pelaksanaan PON XX, Idham Aziz Akui Telah Siapkan Satgas Khusus Pengaman Papua

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Trisna Susilowati