logo


Terkait Alasan Pembentukan Pansus Jiwasraya, SBY Dibuat 'Geleng Kepala'

SBY menyebut ada beberapa pihak yang akan dijatuhkan dengan motif pembentukan Pansus Jiwasraya

28 Januari 2020 12:30 WIB

wikimedia commons

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Presiden RI keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) turut angkat suara terkait skandal di PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Ia lebih menyoroti alasan pihak yang bersikeras membentuk Pansus untuk menyelidiki kasus di perusahaan pelat merah itu.

"Ketika saya gali lebih lanjut mengapa ada pihak yang semula ingin ada Pansus, saya lebih terperanjat lagi. Alasannya sungguh membuat saya 'geleng kepala'. Katanya... untuk menjatuhkan sejumlah tokoh," ujar SBY melalui tulisan di Facebook bertajuk ‘Penyelesaian Kasus Jiwasraya akan Selamatkan Negara dari Krisis yang Lebih Besar' pada bagian ‘Ada yang dibidik dan hendak dijatuhkan', Senin (27/1).

"Ada yang 'dibidik dan harus jatuh' dalam kasus Jiwasraya ini. Menteri BUMN yang lama, Rini Soemarno harus kena. Menteri yang sekarang Erick Thohir harus diganti. Menteri Keuangan Sri Mulyani harus bertanggung jawab. Presiden Jokowi juga harus dikaitkan," tambahnya.


Bamsoet: Tidak Hanya Jiwasraya, Saya Lihat Ada Potensi-potensi Juga yang Bakal Timbul

Namun, SBY menegaskan nama-nama yang sering diperbincangkan publik dan diyakini terlibat, belum tentu bersalah. Seperti halnya tiga nama yang disebutkan tadi.

Sebelumnya, Ketum Partai Demokrat itu menjawab sekaligus memberikan pandangannya soal kasus Jiwasraya lewat Facebook. Pada bagian tulisan 'Ada yang dibidik dan hendak dijatuhkan', SBY menceritakan perihal isu Jiwasraya dan Asabri. Dikatakan, sejumlah lembaga asuransi dan BUMN lain juga memiliki permasalahan keuangan yang tak kalah serius

SBY Minta Kasus Jiwasraya dan Asabri Tak Dipolitisasi

Halaman: 
Penulis : Iskandar