logo


Mau Ijab Di KUA, Pasangan Ini Malah Ditinggal Petugas Pergi

Kantor KUA Teras Boyolali kosong ditinggalkan pegawainya padahal ada jadwal ijab kabul

28 Januari 2020 11:54 WIB


BOYOLALI, JITUNEWS.COM - Sungguh situasi memprihatinkan yang menimpa pasangan muda ini, ingin menyempurnakan Agama saja harus mengalami kejadian tidak mengenakkan. Bagaimana tidak, menempuh perjalanan 30 Kilometer dari rumahnya yang ada di Pasar Kliwon Solo, saat sampai di KUA Teras Boyolali untuk melangsungkan akad nikah teryata KUA tersebut dalam kondisi kosong dan tutup.

Tori Adi Rizaldi asal Solo dan Kurnia Hidayah asal Teras, Boyolali merasa bingung apa yang harus dilakukan ketika mendapati KUA tersebut tutup, padahal mereka sudah mendaftar untuk ijab kabul pada hari Senin, 27 Januari 2020 jam 10.00 WIB.

Tori dan rombongan yang merasa kebingungan itu kemudian mencari info kepada warga yang melintas di sekitar KUA Teras, Boyolali. Warga menuturkan jika seluruh perangkat KUA sedang melayat ke daerah Simo, Boyolali. Keterangan dari warga juga memperkuat pengumuman yang ditempel pihak KUA pada jendela kaca. Dalam termpelan kertas itu, terdapat tulisan kantor tutup pukul 09.30 sampai pukul 13.00. Daripada tidak jadi melangsungkan pernikahan, akhirnya calon mempelai dan rombongan menunggu.


Muspimnas PMII di Boyolali Bahas Kesiapan Menjadi Tuan Rumah Kongres PMII ke XX

Viral Dunia Maya

Kejadian tidak mengenakan ini kemudian viral dalam sosial media. Akun Instagram @boyolalikita mengunggah sebuah video perdebatan antara lelaki paruh baya dan seorang pria muda berseragam PNS. Pria tersebut adalah keluarga calon pengantin tidak puas dengan kinerja petugas KUA Teras, Boyolali yang dinilai lalai dengan tugasnya. Unggahan pada hari Senin ini (27/1/20) telah dilihat 20 ribu dan mendapat hampir setengah juta komentar.

Petugas Sombong

Dalam video yang viral itu, warganet menyoroti sikap petugas yang terlihat tidak mencerminkan pelayan masyarakat. Petugas yang berseragam PNS itu berdebat dengan anggota keluarga pengantin dengan tangan dimasukkan ke saku celananya. Sikap itu dianggap warganet tidak mencerminkan orang Boyolali yang sejatinya santun dalam bersikap.

"Kemaki ne pol, omongan tangane dilebokke kantong" (Sombong sekali, berbicara tanganya di masukkan kantong) komentar @bangbend_23

"Ra masuk pegawai ngono kui" (tidak masuk (benar) pegawai seperti itu) tulis @j.ginanjards

"attitudenya ga keren bro, malu2in sesama anak muda aja, tangannya petangkrikan di depan orang tua, hmmm, ini bidang pelayanan lho" balas @damaz_pergi_ke_vantay

Bahkan salah satu warganet mengatakan, petugas ini mencemarkan nama Boyolali karena sikapnya yang dinilai tidak pantas.

"mas, sampeyan asli Boyolali? attitude-nya mencemarkan nama baik Boyolali sampeyan mas, orang-orang seperti anda seharusnya tidak pantas kerja di bidang pelayanan masyarakat" tegas @abaz_94 dalam komentar unggahan tersebut.

Sandiaga Uno Ingat Jaman Baru Nikah, Netizen: Gemes Banget...

Halaman: 
Penulis : Gun-Gun