logo


Antisipasi Coronavirus, DPR Desak Pemerintah Keluarkan Kebijakan Travel Warning

Pemerintah perlu mengambil langkah yang lebih tegas. Misalnya mengeluarkan travel warning bagi warga Indonesia ke Cina, khususnya Wuhan, sampai penanganan virus Corona dalam keadaan terkendali.

28 Januari 2020 09:20 WIB

Anggota Komisi IX DPR RI, Ashabul Kahfi
Anggota Komisi IX DPR RI, Ashabul Kahfi Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Anggota Komisi IX DPR RI, Ashabul Kahfi meminta Pemerintah untuk mengambil langkah-langkah strategis dan taktis guna mencegah masuk virus Corona ke Indonesia.

Dia mengapresiasi langkah cepat pemerintah dalam mencegah penyebaran Virus Corona di Indonesia.

“Kami mengapresiasi langkah Pemerintah yang sudah mengambil sejumlah langkah mencegah penyebaran Virus Corona di Indonesia. Sejak jauh hari Menkes sudah menyiapkan langkah antisipatif. Alhamdulillah sejauh ini, Indonesia masih aman,” ujar Kahfi di Jakarta, Senin malam (28/1/2020).


Kemenkes Pastikan Belum Ditemukan Suspect Virus Corona di Indonesia

Meski demikian, kata Kahfi, Pemerintah perlu mengambil langkah yang lebih tegas. Misalnya mengeluarkan travel warning bagi warga Indonesia ke Cina, khususnya Wuhan, sampai penanganan virus Corona dalam keadaan terkendali.

“Negara-negara maju saja mengeluarkan travel warning, kok kita mau mempertaruhkan nyawa warga kita,” tuturnya.

Legislator Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) ini juga menyarankan agar Kementerian Kesehatan seharusnya mulai menyiapkan posko siaga, dan Call Centre 24 Jam, guna mengantisipasi potensi penyebaran virus Corona di Indonesia.

“Posko tersebut sebaiknya disiapkan di semua pintu masuk menuju dan keluar dari Indonesia, seperti Bandara,” pungkasnya.

Diketahui Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan sebanyak 2.014 orang positif terjangkit virus corona atau novel coronavirus (nCov) dan 56 meninggal dunia akibat penyakit tersebut.

Berdasarkan data resmi WHO per tanggal 26 Januari 2020, Senin (27/1/2020), jumlah kasus virus corona pada 26 Januari meningkat sebanyak 694 kasus di mana sehari sebelumnya tercatat 1.320 orang terjangkit penyakit itu.

Pemerintah Wuhan pertama kali mengonfirmasi hal ini pada 31 Desember 2019 setelah sejumlah rumah sakit di kota tersebut menangani belasan pasien yang mengalami pneumonia tanpa sebab jelas. Selain merebak di Wuhan, virus Corona juga terdeteksi di Vietnam, Singapura, Jepang, Korea Selatan, Taiwan, Thailand, Amerika Serikat, Perancis, dan Australia pada orang-orang yang memiliki riwayat bepergian ke Wuhan.

Hingga saat ini, belum satu pun warga Indonesia yang terjangkit virus tersebut. Meski sempat beredar informasi warga Indonesia yang terindikasi terjangkit virus Corona di Manado, namun hasil pemeriksaan terbukti negatif.

 

Waspadai Penyebaran Virus Corona, Ini Permintaan Hotman Paris Kepada Presiden Jokowi

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Tino Aditia