logo


Dituding Bohong Soal Kepulangan Harun Masiku, Yasonna: Saya Belum Terlalu Tolol untuk Melakukan Separah Itu

Yasonna merespon pelaporan dirinya atas tuduhan menghalangi penyidikan KPK terhadap kasus Harun Masiku

28 Januari 2020 04:30 WIB

Yasonna Laoli
Yasonna Laoli Kompas

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly berencana akan membentuk tim independen untuk menyelidiki kekeliruan data informasi mengenai kembalinya Harun Masiku ke Indonesia.

Tim independen itu terdiri dari Cyber Crime Polri, Kominfo, Badan Sandi dan Siber Nasional (BSSN), serta Ombudsman.

Yasonna menyebut tim itu dibentuk untuk membuktikan bahwa dirinya tidak pernah berusaha memberikan kebohongan terkait kepulangan Harun Masiku ke Indonesia.


Demokrat: Jangan Ada Kesan Masiku dari Partai Penguasa Lalu KPK Lumpuh

"Iya supaya dari membuat penelitian independen tentang mengapa itu terjadi, supaya jangan dari saya, nanti 'oh Pak Menteri kan bikin-bikin aja, bohong-bohong'. Saya pikir saya belum terlalu tolollah untuk melakukan separah itu," kata Yasonna, Jakarta Pusat, dikutip dari detikcom, Selasa (28/1).

Sebelumnya, Indonesia Corruption Watch (ICW) dan sejumlah LSM yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Sipil melaporkan Menteri Hukum dan HAM (Menkum HAM) Yasonna Laoly ke KPK karena diduga terindikasi merintangi penyidikan KPK terkait Harun Masiku.

Terkait tuduhan itu, Yasonna berdalih adanya kesalahan teknis dalam server imigrasi Kemenkum HAM saat memberikan informasi kepada media tentang keberadaan Harun.

"Tidak ada, saya pastikan tidak ada (merintangi penyidikan Harun Masiku). Ada memang kesalahan data yang karena kesalahan teknis. Dan itu saya sudah minta supaya kenapa itu delay masuk ke server kami, sehingga waktu saya tanya, coba cek itu data dia berpedoman pada data karena dia si Harun ini masuk Terminal 3, pulang dari Terminal 2 karena kan beda pesawat," ujar dia.

"Kalau di Terminal 3 kan sudah, maka delay-nya itu yang apa, yang membuat Dirjen mengatakan 'oh belum ada, Pak'," lanjutnya.

Dicecar Demokrat Soal Masiku, Ini Tanggapan Ketua KPK

Halaman: 
Penulis : Iskandar