logo


Dukung Puteri Maluku dalam Ajang Puteri Indonesia 2020, DPD RI Minta Suarakan RUU Daerah Kepulauan

DPD RI minta finalis Puteri Indonesia suarakan RUU tentang Daerah Kepulauan

27 Januari 2020 18:33 WIB

Wakil Ketua I DPD RI, Nono Sampono berikan dukungan kepada Puteri Maluku Yoan Clara Teken di ajang Puteri Indonesia 2020
Wakil Ketua I DPD RI, Nono Sampono berikan dukungan kepada Puteri Maluku Yoan Clara Teken di ajang Puteri Indonesia 2020 jitunews

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Wakil Ketua I DPD RI, Nono Sampono berikan dukungan kepada Puteri Maluku Yoan Clara Teken dalam ajang pemilihan Puteri Indonesia yang ke-24 yang akan diselenggarakan pada 6 Maret 2020 di Jakarta.

Nono berharap semakin banyak muncul putera-puteri daerah yang tampil mempunyai prestasi di semua lini, salah satunya Puteri Maluku Yoan Claran Teken yang akan bertanding di ajang Puteri Indonesia 2020.

“Sebagai sesama anak daerah, saya mendukung anak-anak muda ini muncul berprestasi baik di tingkat nasional maupun internasional. Apalagi saya diberitahu bahwa Yoan mempunyai latar belakang lulusan dokter dari Rusia, dia menaruh perhatian pada persoalan kesehatan serta layanan kesehatan di daerah,” ujar Nono di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (27/1/2020).


Soroti Alokasi Dana Desa, Ketua DPD Ingin Sistem Pengelolaan Lebih Ditingkatkan

“Saya dorong untuk terus berjuang, berprestasi dan bekerja keras meraih tujuan. Tapi kalau sudah sukses jangan sampai silau dan jatuh ke dunia glamor, karena jalannya masih panjang,” imbuhnya.

Senator asal Maluku ini berpesan agar dalam ajang Puteri Indonesia 2020 nanti, Yoan turut menyuarakan RUU Tentang Daerah Kepulauan yang saat ini sudah masuk Prolegnas 2020 dan diperjuangkan DPD RI menjadi Undang-Undang.

Dia mengatakan Undang-Undang tersebut diharapkan mengurai permasalahan di daerah 3T yaitu, daerah tertinggal, terdepan dan terluar di Indonesia. Daerah-daerah tersebut letaknya berada jauh dari ibu kota provinsi sehingga menjadikan pertumbuhan ekonomi menjadi terhambat dan menyebabkan pembangunan infrastruktur juga kesehatan belum merata.

“Kami berharap anak-anak muda bisa mendorong menyuarakan Undang-Undang ini, karena jika bisa disuarakan akan membantu aspirasi 8 provinsi daerah kepulauan mendapat manfaat dari Undang-Undang itu salah satunya seperti Maluku. DPD RI melihat, masalah kemiskinan, ketertinggalan dan kesehatan adalah isu penting,” kata Nono.

“Kita berharap pelayanan kesehatan akan jauh lebih baik lagi dengan naiknya anggaran kepulauan, jangan sampai daerah tertinggal, terdepan dan terluar T nya tambah satu T lagi yaitu terlupakan,” pungkasnya.

Usung Anies Sekaligus Berada di Koalisi Jokowi, Sandiaga Uno Sebut Gerindra Unik

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Trisna Susilowati