logo


Ngeyel Terbangkan Pesawat Denpasar-Wuhan, Lion Air Berkilah Sudah Sesuai Prosedur

Lion Air nekat terbangkan pesawat tujuan Wuhan dari keberangkatan Denpasar

27 Januari 2020 10:48 WIB

Pesawat Lion Air.
Pesawat Lion Air. dok. Jitunews
dibaca 1148 x

Corona Virus telah menjadi momok mengerikan tak hanya di China tapi di seluruh dunia. Salah satu contohnya Korea Selatan yang sudah melarang wisatawan China masuk ke negara mereka. Sebenarnya pemerintah Indonesia memberikan imbauan untuk menutup penerbangan ke Wuhan. Kecemasan ini bukan tidak berdasar karena penyebaran virus dapat melalui udara.

Lion sebagai masakapai yang kemarin (26/1/20) masih melakukan penerbangan Denpasar-Wuhan, berkilah jika semua sudah sesuai prosedur.

"Penerbangan internasional dari Denpasar melalui Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali (DPS) tujuan Bandar Udara Internasional Tianhe Wuhan di Distrik Huangpi, Provinsi Hubei, Republik Rakyat Tiongkok (WUH), sudah sesuai standar operasional prosedur (SOP) dan dijalankan menurut aturan yang berlaku," kata Danang Phihantoro selaku Corporate Communications Strategic Lion Air dalam keterangan tertulisnya, Minggu (26/1/2020).


Jadi Ancaman Kesehatan Global, Apa Itu Virus Corona?

Danang menerangkan penerbangan itu sebatas pemulangan penumpang ke bandara internasional Tianhe Wuhan di Distrik Huangpi. Dia menegaskan penerbangan itu tidak mengangkut penumpang dari Wuhan ke Denpasar.

"Hari ini operasional penerbangan Lion Air rute Denpasar ke Wuhan bertujuan untuk pemulangan tamu atau penumpang. Penerbangan ini membawa tujuh kru dan 81 penumpang. Penerbangan Wuhan-Denpasar dioperasikan sebagai ferry flight yakni hanya membawa kru dan tidak menerbangkan tamu atau penumpang," tegas Danang dikutip dari detik.com (26/1/20).

"Sesuai dengan pemberitahuan resmi otoritas setempat (notam) di Wuhan, bahwa status bandar udara saat ini hanya diperbolehkan melayani kedatangan (arrival), untuk keberangkatan (departure) tidak membawa penumpang serta sebagai alternatif pendaratan kondisi darurat (emergency landing)," lanjut Danang.

Keterangan ini ditanggapi serius oleh Hotman Paris seorang pengacara kondang yang juga pengusaha penginapan di Bali. Dalam unggahanya di Instagram, dia sepertinya was-was jika virus tersebut terbawa ke Denpasar karena penyebaran virus bisa melalui udara.

"Bapak Mentri Perhubungan dan mentri Kesehatan apakah benar berita ini (penerbangan maskapai Lion dari Denpasar-Wuhan)? Pintu pesawat buka saat landing di Wuhan! Udara dan semua yang ada di udara masuk ke pesawat dab terbawa ke Indonesia?" keterangan unggahan Hotman Paris dalam Instagram (27/1/20).

Dalam ilmu biologi, penularan virus memang bisa melalui udara. Pasien atau penderita sakit bisa menularkan lewat bersin, ludah, dan cairan apapun yang berasal dari penderita. Setelah mengering, virus yang terkandung dalam cairan ini akan terbang dan menginfeksi orang lain yang sehat melalui udara.

Pihak Lion menerangkan sudah ada "rekomendasi pencegahan" untuk memastikan keselamatan penumpang dan awak pesawat.

"Dalam tindakan pencegahan dimaksud, merekomendasikan guna menyediakan dan melakukan penyemprotan cairan multiguna pembunuh kuman (disinfectant spray) sesuai prosedur yang berlaku serta menyediakan dan menggunakan masker, sarung tangan (hand gloves) dan cairan/ gel pembersih tangan (hand sanitizer) guna antisipasi tertular pada awak pesawat dan petugas layanan darat."

Virus Corona merupakan sebuah virus mematikan, harusnya pemerintah lebih tegas dalam menentukan pelarangan penerbangan masuk dan keluar dari China.

Ditulis oleh: Raden Ngabei

*Tulisan ini adalah 'Suara Kita' kiriman dari pembaca. Jitunews.com tidak bertanggung jawab terhadap isi, foto maupun dampak yang timbul dari tulisan ini. Mulai menulis sekarang.

Soal Kabar 7 Penumpang Terindikasi Virus Corona, Lion Air Angkat Bicara

Halaman: 
Admin : Gun-Gun