logo


Daripada 'Tionghoa', Ernest Prakasa Lebih Senang Disebut 'Cina'

Ernest Prakasa menilai semua suku maupun ras di Indonesia sama saja

27 Januari 2020 08:00 WIB

Ernest Prakasa
Ernest Prakasa

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Komika sekaligus sutradara Ernest Prakasa mengaku lebih senang memakai kata Cina daripada kata Tionghoa untuk menyebut masyarakat Indonesia yang memiliki darah keturunan Tionghoa.

"Kalau memang dia benar keturunan Cina, kenapa kata 'Cina' harus disensor sih?," kata Ernest Prakasa dalam acara Temu Toleran Vol 6 Edisi IMLEK: Merayakan Toleransi, Merawat Tradisi, Jakarta, dikutip dari Tempo pada Senin (27/1).

Ernest menganggap tak ada kesenjangan antara satu ras dengan yang lainnya. Ia pun mencontohkan teman maupun koleganya yang mempunyai keturunan Arab atau Jawa.


Kerap Disebut Pengangguran, Ternyata Ini Profesi Suami Vanessa Angel

"Keturunan Cina kan sebenarnya sama saja dengan keturunan Arab atau Jawa, dan suku lain di Indonesia," ujar dia.

Seperti diketahui, Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengeluarkan Keputusan Presiden Nomor 12 Tahun 2014 tentang Pencabutan Surat Edaran Presidium Kabinet Ampera Nomor SE-06/Pred.Kab/6/1967 tanggal 28 Juni 1967. Melalui keputusan presiden tersebut, ia mengganti istilah 'Cina' menjadi 'Tionghoa'.

Pencabutan diksi itu dilakukan karena istilah "Tjina" sebagaimana disebutkan dalam Surat Edaran Presidium Kabinet Ampera, yang pada pokoknya merupakan pengganti istilah "Tionghoa/Tiongkok" telah menimbulkan dampak psikososial-diskriminatif dalam hubungan sosial warga bangsa Indonesia dari keturunan Tionghoa.

Geram Suaminya Disebut Pernah Main Serong, Vanessa Angel Pengen Tonjok Lucinta Luna, "Tapi Masa Cewek Lawan Cowok?"

Halaman: 
Penulis : Iskandar