logo


Dampak Coronavirus, Pemerintah China Batalkan Perayaan Imlek

Hari pertama Tahun Baru Imlek biasanya diwarnai dengan perayaan besar. Namun, berbeda dengan kali ini, Pemerintah China terpaksa membatalkan acara publik berskala besar untuk meminimalisir penyebaran wabah virus corona yang saat ini tengah melanda.

25 Januari 2020 11:41 WIB

pinterest

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Hari pertama Tahun Baru Imlek biasanya diwarnai dengan perayaan besar-besaran. Namun, berbeda dengan kali ini, Pemerintah China terpaksa membatalkan acara publik berskala besar untuk meminimalisir penyebaran wabah virus corona yang saat ini tengah melanda negara tersebut.

Seperti dilansir CNN, Sabtu (25/1), perayaan Tahun Baru Imlek di China akan digelar lebih sederhana jika dibandingkan perayaan tahun-tahun sebelumnya. Biro Kebudayaan dan Pariwisata Beijing dalam pernyataan resminya menyebut seluruh perayaan Tahun Baru Imlek berskala besar terpaksa dibatalkan 'demi mengendalikan epidemi'.

"Telah diputuskan untuk membatalkan acara-acara skala besar, termasuk festival kuil, di Beijing mulai hari ini," demikian pernyataan Biro Kebudayaan dan Pariwisata Beijing.


Terkait Penyebaran Virus Corona, Terawan: Kami Waspadai

"Warga akan memperkuat langkah-langkah pencegahan dan mendukung keputusan itu. Kami akan memberitahu perubahan kebijakan dengan perkembangan dari epidemi itu," tambah Biro Kebudayaan dan Pariwisata Beijing.

"Setelah ini pihak penyelenggara yang akan menghadapi secara efektif, dampak pembatalan acara berskala besar. Dan berharap semua warga bahagia (Tahun Baru Imlek)," imbuh pernyataan itu.

Jumlah Korban Tewas Akibat Virus Corona Bertambah, Lebih dari 1.200 Kasus

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia