logo


Stadion Papua Bangkit Digadang-gadang Sebagai Wujud Nyata Indonesiasentris

Stadion Papua Bangkit wujud nyata dari realisasi mimpi besar dan gagasan besar Presiden Joko Widodo untuk membangun Indonesia dari timur

24 Januari 2020 22:45 WIB

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy saat meninjau langsung kesiapan Stadion Papua Bangkit di Jayapura, Papua, Jumat (24/1/2020)
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy saat meninjau langsung kesiapan Stadion Papua Bangkit di Jayapura, Papua, Jumat (24/1/2020) Kemenko PMK

JAYAPURA, JITUNEWS.COM - Jelang perhelatan akbar Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2020, sejumlah fasilitas dan sarana prasarana telah hampir selesai dibangun. Salah satunya yaitu Stadion Papua Bangkit yang sudah 100% rampung dan siap untuk dipakai sebagai tempat pembukaan dan penutupan ajang pesta olahraga terbesar nasional tersebut.

Pembukaan PON XX Papua 2020 dijadwalkan akan berlangsung pada 20 Oktober, sedangkan penutupan akan diselenggarakan pada 2 November mendatang.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan bahwa Stadion Papua Bangkit juga digadang sebagai wujud nyata dari realisasi mimpi besar dan gagasan besar Presiden Joko Widodo untuk membangun Indonesia dari timur.


Kementerian PUPR Siapkan Penataan Kawasan Olahraga untuk PON 2020

"Stadion berstandar internasional ini mudah-mudahan bisa mendukung realisasi dari mimpi besar mengubah Jakartasentris dan Jawasentris menjadi Indonesiasentris," ujar Muhadjir saat meninjau langsung kesiapan Stadion Papua Bangkit di Jayapura, Papua, Jumat (24/1).

Menurut dia, untuk mengubah poros pembangunan dari Jakartasentris dan juga Jawasentris menjadi bergeser ke Indonesiasentris mesti dapat dilakukan antara lain melalui pembangunan fasilitas olahraga bertaraf internasional seperti Stadion Papua Bangkit.

Pembangunan Stadion Papua Bangkit dan juga pelaksanaan PON XX Papua 2020 diharapkan mampu membuka peluang untuk menjadikan pusat perekonomian dan peradaban wilayah timur Indonesia. Seiring terbukanya poros pembangunan antara Ibukota baru Kalimantan Timur dengan wilayah Papua.

"Kita tahu problem Indonesia adalah ketimpangan spasial antara wilayah timur dan wilayah barat. Dengan dibangunnya fasilitas olahraga yang luar biasa ini bukan hanya jadi kebanggaan tetapi juga mempercepat pembangunan untuk mengejar ketertinggalan di wilayah timur," tegasnya.

Pembangunan Venue dan Rusun untuk Atlet PON, Menko PMK: Progresnya Bagus Sesuai Jadwal

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata