logo


Empat Tahun Jadi Tersangka, Eks Dirut Pelindo II: Saya Bikin Perusahaan Itu Kaya

Eks Dirut Pelindo II RJ Lino mengklaim dirinya telah memperkaya perusahaan

24 Januari 2020 12:24 WIB

Gedung Pelindo II
Gedung Pelindo II google

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan terhadap Eks Direktur Utama PT Pelindo II RJ Lino yang telah menjadi tersangka korupsi pengadaan Quay Container Crane (QCC) pada Kamis (23/1/2020).

Sebelumnya KPK telah menetapkan RJ Lino sebagai tersangka sejak Desember 2015, namun belum ditangkap lantaran terganjal oleh perhitungan kerugian negara.

Saat dilakukan pemeriksaaan oleh KPK, RJ Lino berdalih bahwa ia telah memperkaya perusahaan. "Saya cuma bilang satu hal. Saya waktu masih di Pelindo, aset Pelindo II itu Rp 6,5 triliun. Waktu saya berhenti, asetnya Rp 45 triliun," ujarnya.


Soal Pelaporan Yasonna, KPK: Kita Akan Melakukan Telaahan

RJ Lino menegaskan bahwa angka-angka itu yang akan membuktikan apakah ia bersalah atau tidak.

"Saya bikin perusahaan itu kaya. Kalian bisa nilai sendiri siapa yang menguntungkan negara. Cari di negeri ini ada yang kayak gitu nggak? Saya enggak bilang (memperkaya Pelindo). Anda lihat saja angka tadi. Angka akan bicara. Orang bicara bisa bohong, tapi angka enggak bisa bohong. Biar masyarakat yang menilai," jelasnya.

Diduga Ada Praktik Korupsi, PSI Laporkan Proyek Revitalisasi Monas

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati