logo


Ilmuwan Ungkap Alasan China Jadi Sumber Virus dan Penyakit Baru

Seorang ilmuwan Profesor Mark Woolhouse, pakar epidemiologi penyakit menular dari University of Edinburgh, Skotlandia, menyebut ada dua faktor mengapa China menjadi negara pertama yang terinfeksi virus mematikan seperti Coronavirus dan SARS.

24 Januari 2020 10:37 WIB

The Straits Times

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Seorang ilmuwan Profesor Mark Woolhouse, pakar epidemiologi penyakit menular dari University of Edinburgh, Skotlandia, menyebut ada dua faktor mengapa China menjadi negara pertama yang terinfeksi virus mematikan seperti Coronavirus dan SARS.

Pertama, ia menyebut China memiliki populasi penduduk yang sangat besar hingga mencapai 1,4 miliar jiwa dimana sebagian besar tinggal di kota dengan kepadatan penduduk yang sangat tinggi.

Alasan kedua, ia menjelaskan bahwa penyebaran virus ini sangat berkaitan dengan tingakt sanitasi dan kebersihan. Sayangnya, sebagian besar masyarakat yang tinggal di kawasan padat penduduk tersebut kurang memperhatikan kebersihan dan higienitas yang baik sehingga resiko penyebaran virus dan penyakit menjadi lebih tinggi.


Cegah Penyebaran Coronavirus, Pemerintah China Blokir Semua Akses Kota Wuhan

"Tidak mengherankan wabah berikutnya terjadi di China, atau dari bagian bumi sebelah sana," tutur Woolhouse dikutip dari BBC melalui Suara.com Jumat (24/4).

Sementara itu, peneliti virus dari University of Nottingham, Profesor Jonathan Ball, menyebut virus corona tersebut diduga muncul pertama kali di pasar ikan di Kota Wuhan, China, dimana kemungkinan berasal dari hewan yang diperjual belikan di pasar tersebut.

Soal Virus Corona, Ini Tanggapan Singkat Jokowi

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia