logo


Gandeng Qualcomm, Pemerintah Ingin Kembangkan Teknologi 5G

Menkominfo Johnny G Plate telah melakukan pertemuan dengan petinggi Qualcomm untuk membahas pengembangan teknologi 5G

24 Januari 2020 10:39 WIB

Menkominfo Johnny G Plate mengadakan pertemuan dengan President Qualcomm Cristiano Amon, Davos, Kamis (23/1)
Menkominfo Johnny G Plate mengadakan pertemuan dengan President Qualcomm Cristiano Amon, Davos, Kamis (23/1) Dok. Jitunews/Nurman

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate telah mengadakan pertemuan dengan Presiden Qualcomm Cristiano Amon. Pertemuan tersebut digelar pada hari ketiga penyelenggaraan World Economic Forum (WEF) Annual Meeting di Davos.

Pertemuan yang berlangsung di Paviliun Indonesia ini membahas sejumlah hal, salah satunya adalah penjajagan kerjasama pengembangan teknologi 5G. Seperti diketahui, Qualcomm merupakan salah satu perusahaan teknologi global yang tengah melakukan berbagai inovasi teknologi digital.

"Kami tertarik untuk mendukung pengembangan teknologi 5G di Indonesia. Lebih dari itu, kami ingin meningkatkan kerja sama dalam berbagai bidang dengan pemerintah Indonesia," harap Cristiano Amon di Davos, Kamis (23/1).


Pemerintah Berencana Alihkan Subsidi Gas 3 Kg, Andre Rosiade: "Dulu Harga Gas 20 Ribu Sekarang Jadi..."

Johnny menyebut Indonesia berpeluang besar dan sedang bersiap untuk menjadi digital hub di kawasan Asia.

"Salah satu kunci untuk menjadi terdepan di era digital adalah kesiapan infrastruktur, diantaranya dengan penguatan konektivitas melalui teknologi 5G.” jelas dia.

Terkait tawaran kerja sama, lanjut Johnny, pihaknya mengaku terbuka dalam rangka mendukung kepentingan nasional Indonesia, misalnya dalam inisiatif pembangunan ibu kota baru.

Hal senada juga disampaikan saat menerima VP Global Public Policy AWS Michael Punke. Dalam pertemuan ini, kedua belah pihak membicarakan beberapa isu krusial seperti realisasi rencana investasi AWS di Indonesia, perlindungan data pribadi, dan dukungan AWS terhadap ekonomi digital Indonesia.

Johnny menandaskan bahwa setiap kerja sama harus selalu menghadirkan nilai tambah bagi Indonesia.

Pertemuan dengan dua raksasa teknologi global tersebut menjadi agenda penutup sejumlah pertemuan maraton yang dilakukan oleh Menkominfo di ajang WEF 2020.

Sementara itu, Dirjen IKP Kemenkominfo Widodo Muktiyo menyebutkan jika banyak hal positif yang didapatkan Indonesia sepanjang jalannya World Economic Forum.

“Kegiatan di Davos ini menjadi sangat efektif. Semua menteri yang datang melakukan serangkaian negosiasi dan lobi dengan mitra, baik antar negara maupun juga antar company dan ini mudah-mudahan bisa menjadi babak baru tumbuhnya ekonomi Indonesia yang berbasis pada teknologi dan menjadi kekuatan kita untuk mencapai target target yang sudah ditetapkan di Davos 2020 ini,” jelas Widodo Muktiyo.

CEO Google Peringatkan Tentang Bahaya Artificial Intelligence

Halaman: 
Penulis : Nurman Abdul Rohman, Iskandar