logo


Pembangunan Venue dan Rusun untuk Atlet PON, Menko PMK: Progresnya Bagus Sesuai Jadwal

Ajang PON ke-XX akan diselenggarakan di Papua pada tahun 2020

23 Januari 2020 20:30 WIB

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy meninjau langsung lokasi pembangunan beberapa venue dan rumah susun (rusun) untuk para atlet dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XX di Merauke, Papua, Kamis (23/1/2020).
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy meninjau langsung lokasi pembangunan beberapa venue dan rumah susun (rusun) untuk para atlet dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XX di Merauke, Papua, Kamis (23/1/2020). Kemenko PMK

MERAUKE, JITUNEWS.COM - Ajang pertandingan olahraga nasional yaitu Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XX akan diselenggarakan di Papua pada tahun 2020. Pemerintah memastikan, sampai sejauh ini, persiapan fisik baik infrastruktur maupun sarana prasarana pendukung sudah berjalan sesuai target yang diharapkan.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy didampingi Sesmenko PMK Y.B Satya Sananugraha, Deputi Bidang Koordinasi Kebudayaan Nyoman Shuida, serta Bupati Merauke Frederikus Gebze meninjau langsung lokasi pembangunan beberapa venue dan rumah susun (rusun) yang disiapkan untuk para atlet dan juga official.

"Secara umum progresnya bagus sesuai dengan jadwal yang ditetapkan oleh PB PON maupun dari pemerintah pusat. Hanya, masalahnya bagaimana terus menjaga konsistensi ini agar tetap berjalan sampai menjelang event berlangsung," ujar Muhadjir usai meninjau beberapa venue di Merauke, Papua, Kamis (23/1).


Pemerintah Percepat Upaya Pemulihan Kondisi Pascabencana

Ia menyebutkan, berdasarkan data dari Bupati Merauke bahwa saat ini persentase kemajuan (progres) pembangunan beberapa venue seperti venue balap motor di Tanah Miring sudah di atas 30% bahkan untuk venue sepakbola puteri yaitu Stadion Kaltapal di Tanah Datar telah mencapai sekitar 75%.

Sedangkan, kemajuan pembangunan sarana prasarana khususnya rusun baik rusun PUPR BPJN XXII Rimba Jaya Merauke maupun rusun Pemkab Merauke (Universitas Musamus) rata-rata hampir rampung mencapai 85% dengan tipe kamar 36 yang diyakini cukup untuk menampung kapasitas dari 6 cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan di Merauke.

"Waktunya ditargetkan paling akhir sampai Juni. Saya lihat kalau progresnya konsisten terus seperti yang sekarang, ngga sampai Juni selesai," cetus Muhadjir.

Kendati demikian, ia mewanti-wanti agar fasilitas dan sarana prasarana olahraga yang telah terbangun megah dan berstandar internasional tersebut dapat terus dimanfaatkan. Jangan sampai usai pelaksanaan PON 2020, fasilitas itu nantinya mangkrak apalagi sampai dirusak.

Misalnya, venue balap motor yang dirancang pula untuk motor cross dan road race, nantinya akan dijadikan sebagai pusat untuk kegiatan olahraga wilayah Pasifik terutama Pasifik Selatan dan negara-negara yang berdekatan seperti Australia.

Bupati Merauke Frederikus Gebze pun berharap agar PB PON atau pemerintah pusat dalam hal ini KONI Pusat dapat mengadakan kegiatan atau ajang olahraga multinasional dan internasional di wilayah timur. Salah satunya, dengan menggandeng negara-negara tetangga yaitu South Pacific Olympic Games atau Pesta Olahraga di Semenanjung Wilayah Pasifik.

"Dengan itu artinya kita mampu menunjukkan adanya keberlanjutan. Sebagaimana harapan Pak Menko dan Pak Presiden, bangunan ini tidak hanya terhenti sampi PON tetapi selesai PON juga harus tetap sustainable," pungkasnya.

Lebih lanjut, pasca peninjauan lokasi venue dan rusun di Merauke, Kemenko PMK menggelar rapat koordinasi dengan pihak-pihak terkait termasuk Kementerian PUPR dan juga pemerintah daerah setempat. Tujuannya guna memperkuat komitmen dan mempercepat persiapan jelang pelaksanaan PON 2020 di Papua.

Prajurit Yonif 411 Kostrad Imbau Warga Pedalaman Papua Waspada Jentik Nyamuk DBD

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata