logo


Kemenhan Dapat Jatah Rp 127 Triliun, Jokowi: Harus Efisien, Bersih, Tak Boleh Ada Mark Up

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa penggunaan anggaran di Kementerian Pertahanan harus efektif dan tepat sasaran.

23 Januari 2020 11:15 WIB

Presiden Jokowi dan Menhan Prabowo Subianto
Presiden Jokowi dan Menhan Prabowo Subianto Instagram

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa penggunaan anggaran di Kementerian Pertahanan harus efektif dan tepat sasaran. Hal tersebut ia sampaikan saat Rapat Pimpinan Kementerian Pertahanan, TNI dan Polri Tahun 2020 di Kantor Kemhan, Jakarta Pusat, Kamis (23/1).

"Harus efisien, bersih, tak boleh ada mark up-mark up lagi dan yang paling penting mendukung industri dalam negeri kita," ujarnya.

Ia mengingatkan anggaran yang disiapkan oleh Pemerintah untuk Kementerian yang dipimpin oleh Prabowo tersebut mencapai Rp 127 Triliun.


Klaim Indonesia Cuma Numpang, Sunda Empire: Ini Sedunia, Bukan Hanya NKRI Saja

"Perlu saya informasikan Kementerian Pertahanan mendapatkan alokasi APBN terbesar sejak 2016 sampai sekarang. Tahun 2020 sekitar Rp 127 triliun. Hati-hati penggunaan ini," kata Jokowi.

Jokowi mengaku optimis dan yakin bahwa Prabowo sangat mampu untuk mengoptimalkan anggaran yang ada sesuai dengan ketentuan.

"Tapi saya yakin Pak Menhan ini kalau urusan anggaran detail, berkali-kali dengan saya hampir hapal di luar kepala. Ini pak di sini pak, aman urusan Rp 127 triliun ini," ujarnya.

Prabowo Akan Pimpin Rapim Kemhan, Ini yang Akan Dibahas

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex