logo


Pertanyakan Wacana Khutbah Diatur Pemerintah, Ridwan Kamil: Maksudnya Apa Belum Jelas

Ridwan Kamil mempertanyakan alasan wacana khutbah solat jumat diatur pemerintah

23 Januari 2020 08:23 WIB

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil.
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil. Dok. Beranda.co.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menanggapi wacana Kementrian Agama yang akan mengatur khutbah solat jumat. Menurutnya wacana tersebut harus disikapi secara mendalam.

"Setiap kebijakan harus dipahami secara mendalam," kata Ridwan Kamil, Rabu (22/1/2020).

Ridwan Kamil mengemukakan bahwa hal tersebut merupakan hal yang biasa di negara-negara Islam, namun termasuk kebijakan baru di Indonesia. Oleh karena itu, pro kontra pasti ada.


Menag Teken Nota Kesepahaman Indonesia Gandeng UEA Soal Moderasi Beragama

"Kalau liat alasan Pak Menteri, memang di negara-negara Islam begitu, seperti di Abu Dhabi, Malaysia. Mungkin itu hal baru untuk Indonesia sehingga pasti ada pro kontra ada dinamika," imbuhnya.

Rudwan Kamil mengaku belum mendapat arahan terkait wacana tersebut. Namun apapun kebijakannya harus diterima. "Saya belum dapat arahannya. Tapi pada inti yang penting semua bisa menerima yah terhadap kebijakan-kebijakan baru. Dan nanti juga saya akan tanya secara jelas maksudnya apa saja belum jelas," pungkasnya.

Rombak 12 Pejabat Eselon II, Menag: Penempatan Jabatan Tidak Bisa Memuaskan Semua Pihak

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati