logo


Bela Yenny Wahid yang Disebut Tidak Kompeten, Pengamat: Jangan Hakimi Berdasarkan Persepsi

Pengamat penerbangan tidak mempermasalahkan komisaris yang tidak memiliki latar belakang penerbangan

23 Januari 2020 01:45 WIB

Yenny Wahid
Yenny Wahid instagram

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Kementrian BUMN resmi menunjuk Triawan Munaf sebagai komisaris utama dan Yenny Wahid sebagai komisaris independen. Diketahui, baik Triawan maupun Yenny tidak memiliki latar belakang di bidang penerbangan. Triawan berlatar belakang sebagai musisi, pengusaha dan pernah menjabat sebagai Kepala Badan Ekonomi Kreatif. Sementara Yenny Wahid merupakan politisi serta aktivis Islam.

Menanggapi hal tersebut, pengamat penerbangan Alvin Lie mengemukakan bahwa menjadi komisaris tidak perlu memiliki latar belakang penerbangan.

"Sebenarnya enggak perlu ada latar belakang penerbangan. Karena fungsi komisaris itu kan mengawasi kebijakan dan kinerja perusahaan. Hal-hal teknis itu bisa minta para ahli, para praktisi untuk memberikan masukan kepada mereka. Jadi tidak harus bidangnya. Jadi tidak harus orang penerbangan. Kalau terkungkung begitu ya isinya orangnya itu-itu saja," kata Alivin seperti dilansir Sindonews di Jakarta, Rabu (22/1/2020).


Yenny Wahid Jadi Komisaris di Garuda, Staf BUMN: Isu Perempuan Bisa Terselesaikan

Banyak pihak yang meragukan Yenny Wahid maupun Triawan karena dianggap tidak kompeten di bidangnya. Namun menurutnya, Menteri BUMN Erick Thohir sudah mempertimbangkan dengan matang keputusan tersebut.

"Jangan menilai atau menghakimi seseorang hanya berdasarkan persepsi. Mbak Yenny Wahid dulu pendidikan apa, pernah profesi sebagai wartawan juga. Reputasi dia di kalangan media ketika dia muda dulu seperti apa, cek dulu. Saya tidak mau menilai orang per orang. Semuanya saya yakin sudah memenuhi kriteria yang ditetapkan menteri BUMN," pungkasnya.

Sesalkan Yenny Wahid Jadi Komisaris Garuda, Peneliti: Pilihan Politis Karena Dukung Jokowi

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati