logo


Modus Kejahatan Kerajaan Palsu Rusak Sejarah Bangsa

Fenomena itu kata Adjeng menandakan bahwa ada problem sosial

22 Januari 2020 22:57 WIB

Adjeng Ratna Suminar
Adjeng Ratna Suminar Instagram

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Mantan Anggota DPR, Adjeng Ratna Suminar prihatin dengan fenomena yang terjadi belakangan ini di masyarakat dengan munculnya kerajaan-kerajaan baru seperti Kerajaan Agung Sejagat, Sunda Empire, Kesultanan Selecau Tunggul Rahayu di Tasikmalaya, maupun Kerajaan Majapahit cabang Bali.

Apalagi, imbuh Adjeng, masyarakat sampai ada yang tertipu dan mau mengeluarkan hartanya untuk mengabdi pada 'sang raja' palsu. Adjeng menegaskan jangan sampai sejarah Indonesia dirusak oleh orang-orang yang mengaku sebagai raja, padahal itu merupakan modus kejahatan untuk mencari keuntungan pribadi.

"Ini ada fenomena di masyarakat munculnya kerajaan-kerajaan baru yang motifnya ingin menipu masyarakat. Masyarakat harus terus diedukasi tentang sejarah bangsa kita agar tidak terjadi lagi kejadian seperti ini ke depannya," ujar Adjeng kepada Jitunews.com, Rabu (22/1).


Adjeng Ratna Suminar Kutuk Pembunuhan TKI di Malaysia

Ketua Ikatan Alumni Lemhanas Angkatan ke-41 ini mengatakan, di belahan dunia lain, seperti di Inggris, justru anggota kerajaan, Pangeran Harry dan istrinya ingin lepas dari kehidupan kerajaan. Malah di Indonesia ini kelompok-kelompok tertentu ingin membuat kerajaan baru.

Fenomena itu kata Adjeng menandakan bahwa ada problem sosial yaitu masyarakat Indonesia terbiasa masuk ke wilayah berpikir yang tidak realisitis. Kata Adjeng, orang-orang yang mengaku sebagai raja dari kerajaan barunya sedang berhalusinasi.

"Jangan sampai anak cucu kita nanti tidak mengetahui sejarah yang sesungguhnya tentang kerajaan-kerajaan yang benar di nusantara karena dirusak oleh mereka yang mengaku-ngaku sebagai raja," tegas Adjeng.

Meski begitu menurut Adjeng, ada hal positif yang harus diambil, momentum ini harus digunakan untuk meningkatkan literasi budaya daerah agar masyarakat semakin mencintai sejarah daerahnya masing-masing. Apalagi bila di daerah tersebut terdapat keraton atau kerajaan lawas.

"Pemda-pemda di daerahnya masing masing perlu untuk mengedukasi tentang sejarahnya. Memberikan informasi mengenai keraton-keraton yang sah yang ada di daerah tersebut sehingga masyarakat bisa tahu kebenaran sejarah dan budayanya," imbuh Adjeng.

Adjeng Ratna Suminar Apresiasi Gerak Cepat Jokowi Atasi Banjir Jakarta

Halaman: 
Penulis : Vicky Anggriawan,Aurora Denata
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex