logo


Ucapannya Jadi Kontroversi, Yasonna: Seharusnya Ditanggapi Secara Ilmiah Bukan Secara Politik

Yasonna membacakan draf konferensi pers supaya tidak dipelintir

22 Januari 2020 22:30 WIB

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly.
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menkum HAM Yasonna Laoly meminta maaf terkait ucapannya yang menyinggung warga Tanjung Priok. Yasonna membacakan draf konferensi pers supaya tidak dipelintir.

"Ini ada draf konferensi pers, saya baca persis dengan ini supaya jangan nanti dipelintir lagi. Supaya jangan dipelintir. Sebenarnya apa yang saya sampaikan itu kan penjelasan ilmiah, seharusnya ditanggapi secara ilmiah bukan secara politik," kata Yasonna saat jumpa pers di Kantor Kemenkumham, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (22/1).

Ia merasa ada hal-hal yang dipelintir sehingga informasi yang diterima publik menimbulkan perbedaan pendapat.


Yasonna Didemo, Jubir Wapres: Itu Keseleo Lidah Ya

"Karena saya merasa ada hal-hal yang dipelintir sehingga ada kerancuan informasi kepada publik sehingga menimbulkan perbedaan pendapat," sambungnya.

Yasonna dituntut warga Tanjung Priok atas ucapannya di acara "Resolusi Pemasyarakatan 2020 Direktorat Jenderal Pemasyarakatan' di Lapas Narkotika Kelas II-A Jatinegara, Jakarta, Kamis (16/1).

Minta Maaf ke Warga Tanjung Priok, Yasonna: Berkembang dengan Penafsiran yang Berbeda

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata