logo


Minta Maaf ke Warga Tanjung Priok, Yasonna: Berkembang dengan Penafsiran yang Berbeda

Yasonna akan mencari waktu untuk bersilaturahmi dengan warga Tanjung Priok

22 Januari 2020 21:25 WIB

Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly
Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly Ist

"Saya berharap setelah konpers ini kita dapat kembali menyatukan hati dan diri kita sebagai sesama anak bangsa. Mudah-mudahan, saya akan mencari waktu yang pas untuk bersilaturahmi dengan saudara-saudara di Tanjung Priok," ujar Yasonna.

Seperti diketahui warga Tanjung Priok melakukan Aksi Damai 211 Priok Bersatu di depan Kantor Kemenkum HAM. Mereka menuntut Yasonna untuk meminta maaf atas ucapannya yang menyebut Tanjung Priok adalah daerah miskin, kumuh, dan kriminal.

Ucapan Yasonna tersebut disampaikan di acara 'Resolusi Pemasyarakatan 2020 Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS)' di Lapas Narkotika Kelas IIA Jatinegara, Jakarta, Kamis (16/1). Menurutnya, kemiskinan adalah sumber tindakan kriminal.


Ikut 'Aksi 221 Priok Bersatu', Pedangdut Ini Ajak Yasonna Laoly Dangdutan di Tanjung Priok

"Crime is a social product, crime is a social problem. As a social problem, sebagai problem sosial, masyarakat kita semua punya tanggung jawab soal itu. Itu sebabnya kejahatan lebih banyak di daerah miskin," kata Yasonna.

"Yang membuat itu menjadi besar adalah penyakit sosial yang ada. Itu sebabnya kejahatan lebih banyak terjadi di daerah-daerah miskin. Slum areas (daerah kumuh), bukan di Menteng. Anak-anak Menteng tidak, tapi coba pergi ke Tanjung Priok. Di situ ada kriminal, lahir dari kemiskinan," sebut Yasonna.

Yasonna Didemo, Jubir Wapres: Itu Keseleo Lidah Ya

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata