logo


Pemerintah Berencana Alihkan Subsidi Gas 3 Kg, Andre Rosiade: "Dulu Harga Gas 20 Ribu Sekarang Jadi..."

Simak ulasan selengkapnya

22 Januari 2020 18:45 WIB

Andre Rosiade
Andre Rosiade Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pimpinan DPR RI diminta untuk mengirimkan surat ke Pemerintah untuk menolak rencana pengalihan subsidi Gas ukuran 3 Kg (Gas Melon).

Permintaan itu disampaikan oleh Anggota Anggota DPR dari Fraksi Gerindra, Andre Rosiade saat melakukan instrupsi pada Rapat Paripurna kedelapan DPR RI masa persidangan II tahun sidang 2019-2020, Rabu (22/01/2020).

Dia menilai meski pengalihan subsidi Gas Melon itu baru sekedar wacana, namun dampak wacana itu sudah sangat terasa dimasyarakat.


Subsidi Gas Melon Dicabut, Fadli Zon Sindir Pemerintah, "Cuma Naikan Harga Doang Itu Gak Usah Pakai Otak"

Dia mencontohkan di beberapa wilayah Indonesia harga LPG 3 Kg telah mengalami kenaikan. Dimana kenaikan harga gas melon itu berkisar diharga Rp 5 ribu sampai 10 ribu.

“Semula 20 ribu sekarang sampai 25 - 30 ribu, di Agam, Sumbar, Medan, dan Deli Serdang harganya 25 - 30 di tingkat pengecer," kata Andre.

Dalam hal ini, Andre mengatakan bahwa pemerintah dan DPR telah menyepakati anggaran subsidi gas 3 kg dan sudah disahkan bersama di rapat paripurna, oleh sebab itu pemerintah tidak bisa secara sepihak mengubahnya karena berpotensi melanggar undang-undang.

“Kami mendesak pimpinan dan sidang untuk mengirim surat ke pemerintah agar rencana pengalihan subsidi itu tidak diteruskan atau dibatalkan saja. Sebab kebijakan yang akan diputuskan apalagi berdampak ekonomi sosial rakyat harus diperhitungkan secara cermat. Pemerintah harus menghentikan wacana ini dulu,” pungkasnya.

Pemerintah Percepat Upaya Pemulihan Kondisi Pascabencana

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Raka Kisdiyatma